Infogarut

Asap Karhutla Bisa Ganggu Tumbuh Kembang Anak, Apa Solusi Terbaiknya?

M
Muhamad Renaldi SPublisher
7 November 2026 pukul 15.24 3 menit baca
Asap Karhutla Bisa Ganggu Tumbuh Kembang Anak, Apa Solusi Terbaiknya?
Asap Karhutla Bisa Ganggu Tumbuh Kembang Anak, Apa Solusi Terbaiknya?, Source: Istimewa

Paparan polusi asap akibat bencana kebakaran hutan dan lahan yang berlangsung secara berulang dalam rentang waktu lama mengancam saluran pernapasan sekaligus mengganggu proses tumbuh kembang anak-anak di Indonesia secara permanen.

Baca juga: Dampak Asap Karhutla dan Panas Ekstrem, Lebih dari Sekadar Cuaca Buruk

Bahaya Polusi Asap Bagi Kesehatan Anak

Melansir keterangan resmi dari CNBC Indonesia, Ketua Umum Pengurus Pusat Ikatan Dokter Anak Indonesia (PP IDAI), Piprim Basarah Yanuarso, mengingatkan bahaya partikel Particulate Matter (PM2,5) dalam asap kebakaran. Polusi partikel halus tersebut masuk ke saluran pernapasan anak.

"Bisa jadi karhutlanya sudah tidak ada, tapi dampak jangka panjangnya bisa masih ada," tutur Ketua Umum PP IDAI Piprim Basarah Yanuarso, Selasa (3/11/2026).

Tenaga medis berupaya menangani berbagai gangguan kesehatan anak mulai dari Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA), asma, hingga pneumonia akibat asap kebakaran. Namun, penanganan medis saat anak jatuh sakit dinilai belum cukup untuk menyelesaikan masalah utama.

"Karhutla yang berulang dan jangka waktu panjang ini tentu saja akan bisa mengganggu pertumbuhan dan perkembangan anak-anak kita," jelas Piprim Basarah Yanuarso saat menyampaikan paparan kepada media.

Paparan kabut asap dari kebakaran yang terjadi secara berulang dalam rentang waktu lama dikhawatirkan dapat memicu gangguan kesehatan serius bagi kelompok anak. Efek negatif polusi udara bahkan berpotensi bertahan meski kepulan asap tidak lagi terlihat.

Solusi Pemadaman Kebakaran Hutan Lahan

Penggunaan masker serta imbauan pembatasan aktivitas di luar rumah hanya menjadi langkah perlindungan sementara bagi masyarakat di kawasan terdampak polusi. Langkah pemadaman titik api secara cepat serta penanganan menyeluruh merupakan solusi utama yang wajib dilakukan.

"Pemadaman kebakaran itu harus dilakukan sesegera mungkin karena udara bersih adalah hak asasi setiap warga negara Indonesia, termasuk anak-anak," tegas Piprim Basarah Yanuarso mengenai hak atas lingkungan bersih.

Pemadaman sumber kebakaran hutan dan lahan harus dilakukan secepat mungkin demi menjamin hak asasi masyarakat dalam memperoleh pasokan udara bersih. Penanganan menyeluruh sangat diperlukan agar dampak buruk akibat polusi asap tidak terus berkepanjangan.

"Karena masalah seperti penggunaan masker, diam di rumah itu bukan solusi utama. Sebenarnya sementara saja. Solusi utamanya adalah pemadaman kebakaran hutan dan lahan sesegera mungkin, dalam waktu yang secepat-cepatnya. At all cost," tambah Piprim Basarah Yanuarso.

Pemerintah diimbau untuk tidak ragu meminta bantuan penanganan dari negara tetangga apabila kemampuan pemadaman di dalam negeri mengalami keterbatasan sarana. Langkah pencegahan kebakaran menjadi investasi penting untuk menyiapkan generasi penerus bangsa yang sehat.

"Kalau pemerintah tidak sanggup, ya undang negara tetangga segera mungkin," imbau Piprim Basarah Yanuarso.

Baca juga: Dampak Karhutla Kalimantan, 47 Orangutan di Pusat Rehab Kena ISPA

Nah Warginet, penanganan bencana kebakaran hutan dan lahan memerlukan komitmen nyata seluruh pihak guna melindungi kesehatan fisik anak-anak dari ancaman polusi udara. Pasokan udara bersih merupakan hak dasar anak yang wajib dijaga keberlangsungannya.

Diskusi (0)

Bergabunglah dalam Diskusi

Silakan masuk dengan akun Anda untuk menulis komentar dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.

Lanjut Membaca