Infogarut

Di Tengah Tren Game Online, Mengapa Anak Perlu Permainan Tradisional?

M
Muhamad Renaldi SPublisher
7 November 2026 pukul 14.13 2 menit baca
Di Tengah Tren Game Online, Mengapa Anak Perlu Permainan Tradisional?
Di Tengah Tren Game Online, Mengapa Anak Perlu Permainan Tradisional?, Source: Yuli Saputra/BBC Indonesia

Pengalihan aktivitas melalui permainan fisik semakin digencarkan guna mengontrol durasi pemakaian layar digital pada anak. Upaya ini menjadi alternatif penting bagi tumbuh kembang emosional serta interaksi sosial anak sejak usia dini.

Baca juga:

Bahaya Dampak Kecanduan Gawai Pada Anak

Catatan yang dipublikasikan oleh Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2025 menunjukkan 42 persen anak usia dini telah menggunakan ponsel. Sementara Save the Children Indonesia melaporkan 40 persen anak SMP menghabiskan 3 sampai 6 jam sehari.

Durasi penggunaan gawai anak telah melebihi batas 2 jam yang direkomendasikan oleh organisasi kesehatan dunia, World Health Organization (WHO). Pemakaian gawai berlebihan berpotensi memicu masalah psikiatri serta problematic internet use yang mengganggu fungsi sosial anak.

"Anak dengan bermain permainan tradisional bisa terlatih problem solving-nya, regulasi emosinya, bagaimana dia harus menunggu, dan berbagi dengan teman-temannya," jelas dokter spesialis kejiwaan Rumah Sakit Jiwa Provinsi Jawa Barat, Lina Budiyanti.

Dokter spesialis kejiwaan RSJ Jawa Barat, Lina Budiyanti, mengingatkan risiko gangguan psikiatri akibat pemakaian internet berlebihan. Dalam praktik klinis, masalah kejiwaan anak akibat kecanduan gawai sering disertai dengan gangguan komorbid.

Keseimbangan Antara Teknologi Dan Budaya

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Arifah Fauzi, mengimbau agar anak-anak diberikan alternatif kegiatan menarik di luar gawai. Pemberian alternatif kegiatan dianggap penting agar anak tidak hanya mendapat larangan tanpa solusi yang nyata.

Pakar permainan rakyat, Zaini Alif, menilai aktivitas fisik seperti engklek atau loncat galah burulu membuat tangan dan kaki anak bekerja aktif, melatih kesadaran budaya. Sementara permainan digital game online memberikan manfaat pemahaman teknologi modern.

"Jadi pemahaman dan kemampuan mereka terhadap teknologi, kesadaran mereka tentang diri, alam, lingkungan, dan budayanya melalui permainan tradisional dan kesadaran teknologi melalui permainan gadget dan sebagainya, maka itu menjadi paripurna menurut saya," tutur pakar permainan rakyat.

Baca juga: Eksistensi Permainan Tradisional Indonesia di Tengah Modernisasi

Jadi Warginet, penerapan permainan tradisional secara seimbang menjadi kunci penting dalam menjaga kesehatan fisik maupun mental penerus bangsa. Seluruh lapisan masyarakat perlu mendukung anak-anak agar aktif bergerak sekaligus bijak memanfaatkan teknologi.

Diskusi (0)

Bergabunglah dalam Diskusi

Silakan masuk dengan akun Anda untuk menulis komentar dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.

Lanjut Membaca