Infogarut

200 Pemilik Warung dan Pelaku UMKM di Garut Ikuti "Sakola Ngawarung", Belajar Kelola Usaha agar Naik Kelas

I
InfogarutPublisher
8 Juli 2026 pukul 13.41 2 menit baca
200 Pemilik Warung dan Pelaku UMKM di Garut Ikuti "Sakola Ngawarung", Belajar Kelola Usaha agar Naik Kelas
200 Pemilik Warung dan Pelaku UMKM di Garut Ikuti "Sakola Ngawarung", Belajar Kelola Usaha agar Naik Kelas (Foto: Istimewa)

Menjalankan usaha tidak hanya bergantung pada kemampuan menjual produk. Di tengah persaingan yang semakin ketat, pelaku usaha juga dituntut memahami pengelolaan keuangan, strategi pemasaran, hingga cara mengembangkan bisnis agar mampu bertahan dan terus tumbuh.

Atas dasar itu, sebanyak 200 pelaku usaha di Kabupaten Garut mengikuti program Sakola Ngawarung, sebuah pelatihan yang dirancang untuk meningkatkan kapasitas pemilik warung kelontong dan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

Kegiatan tersebut digelar di Pendopo Garut pada Rabu, 1 Juli 2026, dan diikuti oleh 175 pemilik warung kelontong serta 25 pelaku UMKM Wirahebat. Program ini menjadi bagian dari upaya mendorong pelaku usaha lokal agar semakin siap menghadapi tantangan bisnis sekaligus meningkatkan daya saing.

Baca Juga: SAGARUT Resmi Hadir, Kenali 8 Layanan Digital untuk Warga Garut

Belajar Kelola Usaha Secara Profesional

Dalam pelatihan ini, peserta tidak hanya memperoleh teori mengenai pengelolaan usaha, tetapi juga dibekali keterampilan praktis yang dapat langsung diterapkan dalam menjalankan bisnis sehari-hari.

Materi yang diberikan meliputi pengelolaan stok barang, penataan produk di toko, pencatatan arus kas, manajemen keuangan sederhana, hingga cara menghitung Break Even Point (BEP) atau titik impas usaha. Pemahaman mengenai BEP dinilai penting agar pelaku usaha mengetahui kapan bisnis mulai menghasilkan keuntungan serta mampu menyusun strategi pengembangan usaha secara lebih terukur.

Selain itu, peserta juga mendapatkan wawasan mengenai pengelolaan usaha yang lebih profesional sehingga warung kelontong tidak hanya menjadi tempat berjualan, tetapi juga mampu berkembang mengikuti kebutuhan pasar.

Baca Juga: SAGARUT Tak Hanya Layani Warga, Juga Siap Promosikan Wisata dan UMKM Garut

Dukung Daya Saing UMKM Lokal

Tak hanya menghadirkan pelatihan, kegiatan ini juga menjadi ajang promosi bagi produk UMKM lokal. Berbagai produk hasil binaan program Wirahebat dipamerkan selama kegiatan berlangsung.

Produk-produk tersebut selanjutnya akan melalui proses kurasi untuk berpeluang dipasarkan melalui Pojok Lokal Warung Mitra SRC, sehingga memiliki akses pasar yang lebih luas dan dapat menjangkau lebih banyak konsumen.

Langkah ini diharapkan tidak hanya meningkatkan kualitas pengelolaan usaha para pelaku UMKM, tetapi juga memperkuat daya saing produk lokal Garut di tengah perkembangan sektor ritel dan perdagangan yang semakin kompetitif.

Melalui program seperti Sakola Ngawarung, para pelaku usaha diharapkan memiliki bekal yang lebih baik dalam mengelola bisnis secara berkelanjutan, sekaligus mampu menciptakan usaha yang lebih produktif, mandiri, dan siap berkembang di masa mendatang.



Diskusi (0)

Bergabunglah dalam Diskusi

Silakan masuk dengan akun Anda untuk menulis komentar dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.

Lanjut Membaca