Infogarut

Tingkat Kecerdasan Anak Turunan Ayah atau Ibu? Pakar Bongkar Faktanya

M
Muhamad Renaldi SPublisher
13 Agustus 2026 pukul 04.24 2 menit baca
Tingkat Kecerdasan Anak Turunan Ayah atau Ibu? Pakar Bongkar Faktanya
Tingkat Kecerdasan Anak Turunan Ayah atau Ibu? Pakar Bongkar Faktanya, Source: Istimewa

Pertanyaan tentang apakah dominasi kecerdasan anak diwariskan dari pihak ayah atau ibu rupanya selalu menjadi perdebatan di masyarakat. Sejumlah temuan penelitian membuktikan bahwa kemampuan intelektual manusia tidak hanya dipengaruhi oleh pola asuh, melainkan juga oleh kuatnya faktor keturunan genetik.

Baca juga: TikTok Disebut Lebih Berisiko daripada YouTube, Ini Temuan Studinya

Faktor Genetik Kecerdasan Anak Manusia

Melansir dari laman CNBC Indonesia, para ahli kesehatan menegaskan bahwa sejatinya memang tidak ada satu pun faktor penentu tunggal mengenai kepintaran seseorang. Perkembangan fungsi organ kognitif merupakan hasil kombinasi gen, kualitas nutrisi, pendidikan, hingga ragam stimulasi sejak usia dini.

Namun, sebuah penelitian mengungkap fakta menarik bahwa ibu sejatinya mempunyai persentase peluang jauh lebih besar dalam mewariskan bakat kepintaran. Kondisi alamiah ini sangat berkaitan dengan keberadaan kromosom X sebagai pembawa susunan elemen genetik penunjang fungsi perkembangan kecerdasan anak.

Proses pendataan ilmiah ini secara langsung melibatkan wawancara terhadap 12.686 responden remaja pada rentang usia 14 hingga 22 tahun. Mereka ditanyai seputar ras, tingkat pendidikan, kehidupan sosial, status ekonomi, serta ragam kuesioner serupa kepada para ibu.

Pewarisan Gen Ayah pada Kecerdasan Anak

Hasil studi ini menemukan fakta biologis bahwa setiap wanita dikaruniai dua kromosom X, sedangkan pihak pria hanya mempunyai satu kromosom X. Kondisi fisik alami tersebut secara otomatis berarti besarnya peluang dominasi kaum perempuan untuk mewariskan gen terkait kemampuan intelektual.

Sementara itu, kelompok pengamat turut mendemonstrasikan bahwa seorang ayah dipastikan tetap mewariskan serangkaian sifat penting lainnya berupa intuisi dan stabilitas emosi. Ragam warisan biologis ini sejatinya memegang peran sangat krusial demi terus mendukung tahapan perkembangan potensi fungsi kognitif sang anak.

"Jika gen yang sama diwarisi dari ayah, gen tersebut akan dinonaktifkan. Jelas, gen lain bekerja sebaliknya, hanya diaktifkan jika berasal dari ayah," demikian dilansir dari riset yang dimuat di Psychology Spot, Minggu (19/7/2026).

Secara keseluruhan, figur ibu beserta sang ayah sejatinya sama-sama memegang tanggung jawab krusial guna menurunkan batas kemampuan intelektual kepada keturunan mereka. Riset medis ini sekadar menegaskan tingginya peluang pewarisan sel pembawa bakat dari ibu tanpa pernah berani mengesampingkan pengaruh pengasuhan.

Baca juga: Sering Pakai AI? Studi Ini Ungkap Dampak Tersembunyinya

Nah Warginet, studi ini membuktikan bahwa fondasi pembentukan kecerdasan anak sejatinya amat membutuhkan sentuhan kasih sayang nyata dari keluarga. Mari selalu memberikan dukungan edukasi maksimal beserta asupan nutrisi seimbang setiap hari demi mencerahkan kehidupan masa depan mereka.

Diskusi (0)

Bergabunglah dalam Diskusi

Silakan masuk dengan akun Anda untuk menulis komentar dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.

Lanjut Membaca