Ratusan pengunjung memadati kawasan Agrowisata Tepas Papandayan, Desa Karamatwangi, Kecamatan Cisurupan, Kabupaten Garut, Jawa Barat, guna menyaksikan langsung berbagai rangkaian kegiatan dalam ajang Garut International Kite Festival 2026, Sabtu (1/8/2026).
Baca juga: DARI SAWAH KE FESTIVAL DUNIA: LAYANGAN SEBAGAI IDENTITAS BUDAYA GARUT
Ajang ini menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat umum. Ratusan pengunjung mendatangi lokasi tersebut secara bergantian untuk menyaksikan ragam atraksi seni dan kegiatan kreatif yang disajikan panitia.
Rangkaian kegiatan utama pada hari kedua festival ini diawali dengan prosesi pembukaan acara oleh pihak penyelenggara. Setelah agenda peresmian selesai, kegiatan langsung dilanjutkan dengan pelaksanaan lomba mewarnai layang-layang bagi peserta yang hadir.
Pengunjung yang datang juga turut menyaksikan pertunjukan seni budaya daerah yang dipusatkan di area panggung utama. Penampilan tradisional tersebut diisi secara bergantian oleh kelompok Pencak Silat Sinar Pusaka Putra serta kesenian Dodombaan Jaya Seni Sugih Budaya.
Agenda festival ini juga diselingi dengan kompetisi memasak atau Battle Cooking yang melibatkan perwakilan pelaku industri perhotelan dan restoran. Seluruh rangkaian kegiatan pada hari tersebut akhirnya ditutup dengan penampilan musik dari grup bernama Nine Creative.
Festival layang-layang ini dijadwalkan berlangsung selama beberapa hari dengan rentang waktu mulai dari hari Kamis hingga Minggu. Selama kegiatan berjalan, aparat gabungan disiagakan di sejumlah titik strategis guna mengatur kelancaran arus lalu lintas dan memberikan pelayanan kepada warga.
Pengamanan kawasan wisata ini melibatkan personel kepolisian dari Polres Garut, Polsek jajaran, dan Koramil 1115 Cisurupan. Unsur instansi lain yang turut membantu meliputi Dinas Perhubungan, Satpol PP, Dinas Kesehatan, hingga BPBD.
Sesuai keterangan dari Humas Polres Garut, Kapolsek Cisurupan, AKP Yulius Siswantoro, menyampaikan bahwa penempatan personel dilakukan di panggung utama, area parkir, serta jalur akses masuk dan keluar pengunjung. Langkah antisipasi ini diterapkan untuk mencegah berbagai potensi kerawanan sehingga situasi tetap terkendali selama acara berlangsung.
"Pengamanan ini merupakan bentuk komitmen Polri dalam mendukung suksesnya penyelenggaraan Garut International Kite Festival 2026 sekaligus memberikan jaminan keamanan bagi seluruh peserta, panitia, dan masyarakat yang menikmati rangkaian kegiatan," jelas AKP Yulius.
Baca juga: Bersihkan Benang Layangan Kusut di Kabel Listrik, Petugas Parkir Malah Tersengat hingga Meninggal
Nah Warginet, Garut International Kite Festival 2026 ini menjadi salah satu alternatif pilihan kegiatan akhir pekan bagi yang ingin menikmati hiburan dan budaya. Sinergi antara masyarakat dan petugas di lapangan tetap diperlukan agar ketertiban di area tempat wisata tersebut dapat terus terjaga dengan baik.
Penulis: Muhamad Renaldi S






