Infogarut

Menaker Yassierli Buka Data KBJI, Guru Bahasa Mandarin Kian Dicari

I
InfogarutPublisher
19 September 2026 pukul 08.04 3 menit baca
Menaker Yassierli Buka Data KBJI, Guru Bahasa Mandarin Kian Dicari
Menaker Yassierli Buka Data KBJI, Guru Bahasa Mandarin Kian Dicari, Source: CNBC Indonesia/Martyasari Rizki

Menteri Ketenagakerjaan, Yassierli, membeberkan fungsi strategis Klasifikasi Baku Jabatan Indonesia (KBJI) 2026 sebagai acuan membaca perkembangan dunia kerja nasional. Acuan tersebut disampaikan langsung usai peluncuran di Kantor Pusat Badan Pusat Statistik (BPS), Jakarta, Jumat (18/9/2026).

Baca juga: Studi FENS: Sering Bicara Banyak Bahasa Bikin Otak 13 Tahun Lebih Muda

Enam Fungsi Utama Penerapan Skema KBJI

Melansir dari CNBC Indonesia, skema KBJI bukan sekadar daftar nama pekerjaan melainkan acuan membaca perkembangan dunia kerja nasional. Sistem baru tersebut berfungsi sebagai standar statistik ketenagakerjaan sekaligus fondasi utama informasi pasar kerja.

"Bagi dunia industri, sebenarnya KBJI ini ditunggu, sebagai bahasa yang sama dalam mereka melakukan rekrutmen, dalam mereka melakukan penataan organisasi di perusahaan mereka, dan bahasa yang sama untuk mengkomunikasikan, apakah dengan perusahaan lain ataupun dengan para pencari kerja," papar Yassierli.

Penerapan kerangka kerja tersebut juga membantu sektor industri memahami pemetaan kebutuhan sumber daya manusia secara tepat dan terukur. Sistem ini mampu menghubungkan setiap posisi pekerjaan dengan standar kompetensi serta kebutuhan keterampilan masa depan.

"Jadi ini bukan hanya untuk survei, tapi juga untuk pengelolaan pasar kerja, untuk industri, untuk memahami tren tenaga kerja dan kemudian untuk kebijakan," tambahnya.

KBJI turut dirancang untuk mendukung proses penempatan kerja sekaligus mendorong pengembangan karier setiap tenaga kerja dengan terarah. Keberadaan standar terpadu ini dinilai mampu mempermudah mobilitas tenaga kerja antar sektor industri modern.

Pemerintah terus mengarahkan pengintegrasian klasifikasi profesi dengan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) serta sertifikasi profesional. Langkah ini diharapkan dapat memperkuat pengelolaan human capital dalam struktur organisasi perusahaan.

"Harapannya industri juga menggunakan ini untuk lowongan pekerjaan, untuk struktur organisasi, untuk human capital management," harapnya.

Rincian Data Kebutuhan Pasar Kerja

Menurut Yassierli, keunggulan KBJI terlihat saat pemerintah membedah data Survei Angkatan Kerja Nasional (Sakernas) dengan lebih spesifik. Klasifikasi mendetail membantu pembuat kebijakan mengetahui jenis pekerjaan yang sedang mengalami lonjakan permintaan.

Data Sakernas awal menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada kebutuhan tenaga pengajar sekolah menengah di level empat digit. Namun setelah dibedah hingga digit lima dan enam, lonjakan tersebut secara khusus berasal dari guru bahasa Mandarin.

"Jadi ketika kita lihat di 4 digit, guru sekolah menengah itu naik signifikan. Tapi ketika kita drill down sampai ke digit 5 dan 6, ternyata yang naik adalah guru bahasa Mandarin," jelas Yassierli.

Guna mendukung kebijakan berbasis data komprehensif, pemerintah resmi meningkatkan frekuensi survei Sakernas dari dua kali menjadi empat kali setahun. Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) juga menyiapkan dashboard Labor Analytics untuk menyajikan data wilayah.

Baca juga: Kemampuan Bahasa Inggris Indonesia Masih di Bawah Sejumlah Negara Asia

Jadi Warginet, penerapan sistem KBJI merupakan sarana penting untuk menyelaraskan pemahaman antara dunia industri, pencari kerja, dan pemerintah. Langkah berbasis data rinci ini diharapkan mampu mendorong pertumbuhan tenaga kerja nasional yang berkualitas.

Penulis: Muhamad Renaldi S

Diskusi (0)

Bergabunglah dalam Diskusi

Silakan masuk dengan akun Anda untuk menulis komentar dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.

Lanjut Membaca