Infogarut

Cegah Perundungan, Ratusan Siswa SMPN 5 Tarogong Kidul Dibekali Edukasi

I
InfogarutPublisher
19 September 2026 pukul 03.53 2 menit baca
Cegah Perundungan, Ratusan Siswa SMPN 5 Tarogong Kidul Dibekali Edukasi
Cegah Perundungan, Ratusan Siswa SMPN 5 Tarogong Kidul Dibekali Edukasi, Source: Humas Polres Garut

Ratusan siswa Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 5 Tarogong Kidul mengikuti kegiatan edukasi pembekalan interaktif mengenai bahaya perundungan atau bullying, kenakalan remaja, penyalahgunaan narkoba, serta ketertiban berlalu lintas di lingkungan sekolah, Jumat (18/9/2026).

Baca juga: Polisi Usut Kasus Perundungan Pelajar SMP di Garut, 7 Pelaku Diperiksa

Merujuk rilis resmi Humas Polres Garut, kegiatan bertajuk "Sekolah Aman, Belajar Nyaman" ini diikuti oleh 167 pelajar. Edukasi sosial ini diselenggarakan sejak pukul 08.00 WIB demi menciptakan iklim pendidikan kondusif tanpa aksi perundungan.

Kegiatan tersebut menghadirkan Kepala Unit (Kanit) Bina Ketertiban Masyarakat (Bintibmas) Satuan Pembinaan Masyarakat (Sat Binmas) Polres Garut, Aiptu Umar Taufik, sebagai pemateri utama. Sosialisasi ini merupakan bagian dari Proyek Kepemimpinan Pendidikan Profesi Guru (PPG) Institut Pendidikan Indonesia (IPI) Garut.

Acara ini turut dihadiri oleh Dosen Pembimbing Lapangan IPI, Ade Suherman, beserta Kepala Sekolah SMPN 5 Tarogong Kidul, Subhan, dan jajaran dewan guru. Kehadiran para akademisi serta tenaga pendidik tersebut menjadi bentuk sinergi nyata dalam mendukung ruang tumbuh siswa yang aman.

Penyampaian materi dikemas secara interaktif melalui sesi ice breaking dan senam otak untuk memacu semangat belajar seluruh peserta. Petugas memberikan motivasi mendalam agar para siswa mampu membangun kepercayaan diri sekaligus menjauhi perilaku perundungan.

“Sekolah harus menjadi tempat yang aman dan nyaman. Tidak boleh ada siswa yang merasa takut, tertekan atau dikucilkan karena perlakuan teman-temannya,” tegas Aiptu Umar Taufik.

Materi pencegahan perundungan menjadi fokus perhatian agar siswa memahami dampak buruk dari tindakan mengejek maupun intimidasi sesama teman. Perilaku kekerasan verbal maupun fisik ditegaskan dapat merusak kesehatan mental korban dan mengganggu iklim belajar sekolah.

Selain isu perundungan, para siswa dibekali pemahaman mendalam terkait bahaya kenakalan remaja serta penyalahgunaan obat terlarang. Peserta diajak lebih selektif memilih pergaulan serta berani menolak berbagai ajakan negatif di lingkungan sekitar mereka.

Edukasi mengenai keselamatan lalu lintas turut disampaikan agar pelajar selalu mematuhi aturan saat berkendara di jalan raya. Sesi kegiatan kemudian diakhiri dengan suasana khidmat melalui prosesi renungan dan muhasabah diri bagi seluruh pelajar.

Momen introspeksi tersebut mengajak siswa untuk senantiasa menghormati orang tua, menghargai guru, dan mempererat tali persahabatan. Kolaborasi antara Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) dan pihak sekolah ini diharapkan mampu membentuk karakter siswa disiplin.

Baca juga: Gelar Razia di Pasirwangi Garut, Polisi Sita 13 Unit Knalpot Bising

Nah Warginet, pembekalan bahaya perundungan di lingkungan sekolah ini menjadi langkah penting untuk mewujudkan generasi muda Garut yang berkarakter. Dukungan bersama dari seluruh lapisan masyarakat sangat dibutuhkan demi menciptakan suasana belajar yang aman dan kondusif.

Penulis: Muhamad Renaldi S

Diskusi (0)

Bergabunglah dalam Diskusi

Silakan masuk dengan akun Anda untuk menulis komentar dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.

Lanjut Membaca