Infogarut

Cegah Putus Kuliah, KDM Usul Batas KIP Kuliah di Jabar Jadi Rp10 Juta

M
Muhamad Renaldi SPublisher
13 Agustus 2026 pukul 10.01 2 menit baca
Cegah Putus Kuliah, KDM Usul Batas KIP Kuliah di Jabar Jadi Rp10 Juta
Cegah Putus Kuliah, KDM Usul Batas KIP Kuliah di Jabar Jadi Rp10 Juta, Source: fisipuniga.ac.id

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi,  mengusulkan kepada Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi untuk segera mengubah aturan batas maksimum gaji orang tua penerima beasiswa KIP Kuliah. Langkah strategis ini diharapkan mampu memberikan kemudahan akses pendidikan bagi seluruh pemuda berprestasi.

Baca juga: Daftar Lengkap 10 Negara dengan Tingkat Literasi Terbaik di Dunia

Usulan Syarat Baru KIP Kuliah

Menurut laporan Humas Jabar, ketentuan syarat pendapatan gabungan orang tua bagi mahasiswa di Jawa Barat saat ini wajib berada di bawah standar Upah Minimum Provinsi (UMP). Aturan tersebut mengharuskan total angka pendapatan keluarga selalu kurang dari Rp2,3 juta setiap bulannya.

"Saya usul agar nanti ketentuannya di bawah Rp10 juta boleh dapat KIP," ujar Dedi Mulyadi secara lugas terkait kebijakan tersebut.

Keputusan itu diajukan guna merespons keluhan tingginya besaran Uang Kuliah Tunggal (UKT) bagi mahasiswa saat ini. Dedi Mulyadi menyarankan agar keluarga berpenghasilan maksimal Rp10 juta tetap berhak menerima bantuan pendidikan meskipun sang wali berstatus Pegawai Negeri Sipil.

Gagasan tersebut dilontarkan langsung pada acara Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) di hadapan ribuan peserta didik Unpad. Kegiatan akademik itu diselenggarakan dengan sangat meriah di fasilitas kawasan perguruan tinggi Jatinangor, Senin (10/8/2026).

Bantuan KIP Kuliah Mahasiswa 

Beberapa pelajar jalur prestasi beserta penyandang disabilitas turut mengeluhkan mahalnya tagihan uang semester dan ongkos pemenuhan kebutuhan harian selama merantau. Gina, selaku mahasiswi penyandang disabilitas netra, bersyukur bisa belajar gratis sembari berharap pemerintah selalu memperhatikan nasib kelompok difabel.

Menyikapi keluhan tersebut, Dedi Mulyadi langsung menyalurkan dana pembebasan biaya pendidikan selama 5 semester beserta uang kos untuk durasi 2 tahun. Ia juga turut membekali modal senilai Rp5 juta agar penerima bisa merintis bisnis kecil selama menjadi mahasiswa.

"Jangan hanya mengejar gelar akademik, namun perbanyak pengalaman selama menjadi mahasiswa. Jadikanlah kesulitan itu sahabat agar Anda menjadi orang yang mampu, tidak mengalami masalah ketika berhadapan dengan kesulitan. Musuh jangan dijauhi, tapi jadikan temannya," ucap Dedi Mulyadi.

Ia menegaskan bahwa seluruh rintangan finansial pasti dapat teratasi melalui tekad kuat sehingga para generasi muda tidak boleh mudah menyerah. Akses kelayakan dalam menempuh pendidikan perguruan tinggi diyakini mampu membuka jalan terbaik menuju kehidupan sukses.

Baca juga: Kepala BNN RI: Mahasiswa Garda Terdepan Lawan Narkoba

Nah Warginet, pemuda di wilayah Jawa Barat termasuk kawasan Garut berhak mendapat kelayakan pendidikan tinggi guna memaksimalkan seluruh potensi berharga mereka. Jadi, dukung kemudahan syarat beasiswa KIP Kuliah ini demi melahirkan calon generasi penerus bangsa yang cerdas dan berkualitas.

Diskusi (0)

Bergabunglah dalam Diskusi

Silakan masuk dengan akun Anda untuk menulis komentar dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.

Lanjut Membaca