Kejutan manis mewarnai pelaksanaan kegiatan Operasi Patuh Lodaya 2026 di Kabupaten Garut saat para pengendara yang tertib berlalu lintas mendapatkan apresiasi berupa cenderamata bunga segar serta bingkisan menarik dari produk Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) lokal.
Baca juga: Operasi Patuh Lodaya 2026 Mulai Hari Ini di Garut hingga 8 November
Sesuai keterangan yang diterima dari Humas Polres Garut, penertiban lalu lintas dipimpin oleh Kasat Lantas Polres Garut, AKP Muthia Khansa Nurwijaya, bersama dengan para Kanit Satlantas Polres Garut.
Sejumlah pengendara sepeda motor dan pengemudi mobil sempat terkejut ketika diminta tepi jalan oleh personel Kepolisian Resor (Polres) Garut. Keterkejutan warga berubah menjadi senyuman hangat setelah menerima bunga serta bingkisan karya pelaku UMKM setempat.
"Budaya tertib berlalu lintas harus dibangun melalui kesadaran bersama. Dengan memberikan penghargaan kepada pengendara yang patuh, diharapkan dapat memotivasi masyarakat lainnya untuk senantiasa mengutamakan keselamatan saat berkendara," ungkap Kasat Lantas Polres Garut, Kamis (5/11/2026).
Pemberian apresiasi tersebut menjadi sarana persuasif jajaran Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Garut dalam membangun budaya disiplin para pengendara jalan raya. Aksi humanis itu mengedepankan pendekatan edukasi ketimbang tindakan penilangan.
Petugas kepolisian juga membagikan perlengkapan keselamatan berupa helm secara gratis bagi para pengendara yang membutuhkan. Penempelan stiker imbauan Keamanan, Keselamatan, Ketertiban, dan Kelancaran Lalu Lintas (Kamseltibcar Lantas) turut dilaksanakan sepanjang jalan.
Para personel di lapangan mengajak masyarakat pengguna jalan untuk senantiasa melengkapi surat kendaraan serta memakai helm standar. Kesadaran mandiri dari seluruh lapisan masyarakat menjadi faktor utama penentu keselamatan bersama saat berkendara.
Melalui Operasi Patuh Lodaya 2026, jajaran kepolisian terus berkomitmen memberikan pelayanan yang edukatif, responsif, serta humanis kepada publik. Pendekatan inovatif tersebut sanggup menekan tingkat pelanggaran dan menumbuhkan rasa kepedulian antar sesama pengguna jalan.
Baca juga: Polisi Sita 15 Unit Knalpot Bising Milik Pelajar di Cisurupan Garut
Jadi Warginet, pendekatan persuasif lewat pemberian hadiah bunga dan produk UMKM menjadi bentuk sosialisasi lalu lintas yang ramah serta komunikatif. Peningkatan kesadaran saat mengendarai kendaraan di jalan raya sangat penting demi keselamatan bersama.
Penulis: Muhamad Renaldi S






