Infogarut

Ada Supermoon dan Dua Hujan Meteor pada November 2026, Catat Tanggal

M
Muhamad Renaldi SPublisher
6 November 2026 pukul 14.51 2 menit baca
Ada Supermoon dan Dua Hujan Meteor pada November 2026, Catat Tanggal
Ada Supermoon dan Dua Hujan Meteor pada November 2026, Catat Tanggal, Source: Istimewa

Pengamat astronomi disuguhkan berbagai atraksi langit yang sangat memukau sepanjang bulan melalui kemunculan bulan purnama raksasa dan awan debu komet. Pertunjukan benda langit tersebut bakal mempercantik pemandangan atmosfer.

Baca juga: Mengapa Gerhana Matahari Total dan Gerhana Matahari Cincin Bisa Berbeda?

Berikut adalah gambaran lengkap pertunjukan alam semesta yang siap memanjakan mata para pengamat astronomi sepanjang bulan.

Keindahan Piringan Bulan Dan Meteor

Kemunculan full beaver supermoon hadir pada 24 November 2026 saat posisi perigee. Piringan Bulan tampak 14 persen lebih besar serta 30 persen lebih terang dibandingkan saat berada di titik apogee.

Puncak pertunjukan Taurid Selatan pada 4–5 November 2026 serta Taurid Utara pada 11–12 November 2026 bertepatan dengan bulan redup. Fenomena rasi Taurus ini memancarkan 5 bola api terang per jam setelah tengah malam.

Masyarakat dapat mengamati kilatan fireballs dari hujan meteor Taurid secara jelas tanpa adanya gangguan pendar cahaya Bulan. Keadaan langit malam yang mendukung menjadikan fenomena astronomi ini sangat ideal untuk diabadikan.

Puncak Lintasan Meteor Dan Komet Lintas

Puncak pertunjukan meteor Leonid terjadi pada 17–18 November 2026 akibat gesekan debu Komet 55P/Tempel-Tuttle. Pengamat dapat melihat 15 meteor per jam di rasi Leo setelah Bulan paruh tenggelam pada tengah malam.

Permukaan Bulan pada 21 November 2026 menampilkan kawah Schickard berdiameter 130 mil berlapis letusan kuno. Komet 10P/Tempel serta Komet 161P/Hartley-IRAS bermagnitudo 10 melintas mendekati titik perihelion pada 27 November 2026.

Lintasan Komet Hartley-IRAS di sekitar ruang angkasa memberikan pemandangan indah bagi para astronom profesional maupun amatir. Keseluruhan kejadian benda langit pada bulan tersebut menawarkan pengetahuan berharga mengenai dinamika Tata Surya.

Baca juga: Mengapa Hari UFO Sedunia Diperingati 2 Juli? Ini Sejarah dan Tujuannya

Jadi Warginet, keindahan pertunjukan alam semesta menjadi momen langka untuk mengamati dinamika tata surya secara langsung dari Bumi. Momen spesial ini sangat cocok dinikmati bersama keluarga sambil mengamati keagungan langit.

Sumber: National Geographic Indonesia

Diskusi (0)

Bergabunglah dalam Diskusi

Silakan masuk dengan akun Anda untuk menulis komentar dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.

Lanjut Membaca