Infogarut

Garut Jadi Daerah dengan Hasil Panen Sawit Terbesar Ketiga di Jabar

M
Muhamad Renaldi SPublisher
5 November 2026 pukul 13.56 2 menit baca
Garut Jadi Daerah dengan Hasil Panen Sawit Terbesar Ketiga di Jabar
Garut Jadi Daerah dengan Hasil Panen Sawit Terbesar Ketiga di Jabar, Source: Istimewa

Kabupaten Garut menempati urutan ke-3 dalam daftar daerah penghasil sektor perkebunan di Provinsi Jawa Barat. Wilayah Kota Intan ini menyumbang angka panen komoditas kelapa sawit daerah dengan volume terdata sebesar 24.575 ton.

Baca juga: Garut Masuk Daftar Daerah dengan Lahan Sawit di Jawa Barat

Hasil Perkebunan Sawit di Jawa Barat

Hasil panen sektor perkebunan di wilayah Kabupaten Garut menunjukkan angka yang cukup signifikan. Jumlah produksi daerah yang dijuluki sebagai Swiss Van Java ini berada di atas beberapa wilayah tetangga seperti Kabupaten Subang hingga Kabupaten Cianjur.

Sesuai keterangan dari Dinas Perkebunan yang diperbarui per 30 Oktober 2026, berikut daftar sebaran volume panen kelapa sawit dari 8 daerah penghasil di Provinsi Jawa Barat:

  1. Sukabumi: 104.874 ton

  2. Bogor: 56.472 ton

  3. Garut: 24.575 ton

  4. Subang: 21.674 ton

  5. Cianjur: 19.658 ton

  6. Pangandaran: 239,6 ton

  7. Tasikmalaya: 36,87 ton

  8. Kota Banjar: 9,37 ton

Sebaran Hasil Panen Sawit Wilayah Garut

Volume panen Kabupaten Garut sebesar 24.575 ton menempatkan wilayah ini sebagai penopang hasil komoditas perkebunan utama daerah. Perolehan tersebut menjadi bagian dari sebaran volume komoditas pertanian di wilayah Priangan Timur.

Sementara itu, total keseluruhan di Provinsi Jawa Barat mencapai 227,5 ribu ton dari 8 kabupaten dan kota. Kabupaten Sukabumi serta Kabupaten Bogor mendominasi dengan gabungan kurang lebih 70,9 persen dari seluruh volume panen daerah.

Baca juga: Isu Konsesi Sawit dan Tambang, Kebakaran Hutan Kalimantan Jadi Sorotan

Nah Warginet, publikasi data panen sektor perkebunan daerah memberikan gambaran pemetaan komoditas pertanian di Jawa Barat. Pemantauan terhadap hasil perkebunan penting dilakukan guna mendukung ketersediaan data komoditas pangan dan pertanian nasional.

Diskusi (0)

Bergabunglah dalam Diskusi

Silakan masuk dengan akun Anda untuk menulis komentar dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.

Lanjut Membaca