Infogarut

Operasi Patuh Lodaya 2026 Mulai Hari Ini di Garut hingga 8 November

I
InfogarutPublisher
26 Oktober 2026 pukul 12.48 3 menit baca
Operasi Patuh Lodaya 2026 Mulai Hari Ini di Garut hingga 8 November
Operasi Patuh Lodaya 2026 Mulai Hari Ini di Garut hingga 8 November, Source: Humas Polres Garut

Apel Gelar Pasukan Operasi Patuh Lodaya 2026 dilaksanakan guna memastikan kesiapan seluruh personel, sarana, dan prasarana dalam meningkatkan disiplin serta keselamatan berkendara seluruh masyarakat di wilayah Kabupaten Garut, Jawa Barat, Senin (26/10/2026).

Baca juga: Polisi Sita 15 Unit Knalpot Bising Milik Pelajar di Cisurupan Garut

Berdasarkan informasi dari Humas Polres Garut, kegiatan kesiapsiagaan tersebut dipusatkan di halaman Mapolres Garut. Pelaksanaan operasi kepolisian lalu lintas tersebut dijadwalkan berlangsung secara serentak mulai 26 Oktober hingga 8 November 2026.

Agenda tahunan ini mengusung tema "Polri Bersama Masyarakat, Mewujudkan Lalu Lintas yang Tertib, Aman dan Berkeselamatan". Langkah tersebut bertujuan meningkatkan disiplin berkendara, menekan kecelakaan, hingga mewujudkan Keamanan, Keselamatan, Ketertiban, dan Kelancaran Lalu Lintas (Kamseltibcarlantas).

Apel gelar pasukan dipimpin langsung oleh Kapolres Garut, AKBP Niko N. Adi Putra, serta diikuti oleh jajaran Tentara Nasional Indonesia (TNI). Kehadiran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Garut turut memperkuat komitmen pelaksanaan operasi di lapangan.

Pimpinan apel menegaskan pentingnya konsolidasi personel agar seluruh rangkaian kegiatan berjalan optimal, profesional, dan tepat sasaran. Keberhasilan operasi tidak hanya diukur dari penindakan penilangan, melainkan kemampuan mencegah kecelakaan serta menekan fatalitas korban.

"Keselamatan harus menjadi prioritas utama. Pelaksanaan Operasi Patuh Lodaya 2026 harus mengedepankan edukasi dan pendekatan humanis, disertai penegakan hukum yang tegas, adil, dan bertanggung jawab. Tujuan akhirnya adalah meningkatkan kesadaran masyarakat agar semakin tertib dan mengutamakan keselamatan saat berkendara," tegas AKBP Niko N. Adi Putra saat memimpin pelaksanaan apel gelar pasukan.

Data evaluasi Operasi Patuh Lodaya 2025 di wilayah hukum Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Barat menunjukkan penurunan angka kecelakaan. Jumlah kecelakaan tercatat sebanyak 159 kejadian, mengalami penurunan dari 334 kejadian pada tahun 2024 atau berkurang 51 persen.

Angka korban meninggal dunia menurun 86 persen, korban luka ringan turun 44 persen, dan kerugian material susut 31 persen. Kendati demikian, kenaikan korban luka berat sebesar 21 persen tetap menjadi perhatian serius untuk ditindaklanjuti lebih lanjut.

Seluruh data tersebut dijadikan bahan evaluasi guna memetakan titik rawan kecelakaan di berbagai lokasi wilayah Kabupaten Garut. Pemetaan ini dimanfaatkan untuk mengidentifikasi potensi kemacetan, pelanggaran lalu lintas, serta menentukan penanganan sesuai karakteristik daerah.

Seluruh personel ditekankan untuk terus memperkuat koordinasi serta sinergi antarinstansi selama operasi berlangsung di lapangan. Petugas juga diminta melaksanakan sistem pengawasan secara berjenjang dengan mengoptimalkan seluruh sumber daya yang tersedia secara efisien.

Rangkaian kegiatan wajib berorientasi pada hasil nyata dalam menurunkan angka pelanggaran serta meningkatkan budaya keselamatan jalan. Seluruh anggota diajak menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab, menjaga soliditas, hingga memberikan pelayanan terbaik secara profesional.

Melalui pelaksanaan operasi ini, kepolisian berharap tingkat kesadaran warga dalam mematuhi aturan lalu lintas semakin meningkat. Sikap tertib dari masyarakat diharapkan mampu menciptakan kondisi lalu lintas yang aman, lancar, dan berkeselamatan di Kabupaten Garut.

Baca juga: Polisi Sita 16 Paket Ganja di Jalan Patriot Garut, Berat Capai 315,5 Gram

Jadi Warginet, kepatuhan dalam mematuhi seluruh aturan lalu lintas menjadi kunci utama keselamatan saat berkendara di jalan raya. Kesadaran bersama dari seluruh lapisan masyarakat sangat dibutuhkan demi mewujudkan ketertiban lalu lintas yang aman dan berkeselamatan.

Penulis: Muhamad Renaldi S

Diskusi (0)

Bergabunglah dalam Diskusi

Silakan masuk dengan akun Anda untuk menulis komentar dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.

Lanjut Membaca