Infogarut

Daftar Utang Negara kepada China, Indonesia Ada di Posisi 32 Dunia

M
Muhamad Renaldi SPublisher
27 Oktober 2026 pukul 13.29 2 menit baca
Daftar Utang Negara kepada China, Indonesia Ada di Posisi 32 Dunia
Daftar Utang Negara kepada China, Indonesia Ada di Posisi 32 Dunia, Source: Istimewa

Laporan Bank Dunia memetakan data pinjaman pembiayaan luar negeri sektor publik terkait utang negara kepada China, dengan posisi negara Pakistan menempati urutan tertinggi dan posisi Indonesia berada di peringkat ke-32 dunia.

Baca juga: Daftar Negara Paling Damai di ASEAN, Indonesia Anjlok ke Posisi 6

Utang Negara kepada China Terbesar 2024

Pembiayaan dari luar negeri untuk jangka panjang pada sektor publik dari kreditur Beijing dimanfaatkan oleh berbagai negara berkembang untuk mempercepat proses pembangunan fasilitas publik nasional. Pinjaman bernilai besar tersebut terutama dialokasikan bagi pembangunan sarana jaringan transportasi darat, jalan tol, pelabuhan utama, hingga proyek fasilitas pembangkit listrik di berbagai wilayah penerima.

Berikut adalah daftar sepuluh negara peminjam pinjaman luar negeri terbesar beserta posisi Indonesia berdasarkan data statistik terbaru:

  1. Pakistan: US$22,38 miliar

  2. Angola: US$14,40 miliar

  3. Sri Lanka: US$8,69 miliar

  4. Ethiopia: US$7,44 miliar

  5. Bangladesh: US$6,63 miliar

  6. Mesir: US$5,91 miliar

  7. Kenya: US$5,37 miliar

  8. Zambia: US$5,33 miliar

  9. Nigeria: US$5,32 miliar

  10. Laos: US$5,31 miliar

  11. Indonesia: US$1,45 miliar

Gambaran Utang Luar Negeri ke China

Pinjaman luar negeri jangka panjang digunakan untuk mendukung pembiayaan sarana infrastruktur publik yang membutuhkan alokasi anggaran masif. Negara-negara di kawasan Asia dan Afrika mendominasi daftar peminjam terbesar guna memacu laju pertumbuhan ekonomi nasional masing-masing.

Nilai pinjaman Indonesia tergolong jauh lebih kecil jika dibandingkan dengan negara peminjam teratas di tingkat dunia. Besarnya nilai pembiayaan suatu negara tidak otomatis mencerminkan bahwa kondisi keuangan nasional lebih buruk dibandingkan dengan negara lainnya.

Baca juga: Dari Malaysia hingga Kamboja, Ini Daftar Bebas Visa di Asia Tenggara

Jadi Warginet, pemahaman mengenai dinamika utang negara kepada China penting untuk melihat peta perekonomian global saat ini. Tata kelola keuangan negara yang bijak menjadi kunci utama dalam menjaga stabilitas pembangunan tanpa mengganggu ketahanan ekonomi nasional.

Diskusi (0)

Bergabunglah dalam Diskusi

Silakan masuk dengan akun Anda untuk menulis komentar dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.

Lanjut Membaca