Infogarut

Benarkah Penggunaan Nitrogen Mampu Membuat Konsumsi BBM Lebih Irit?

M
Muhamad Renaldi SPublisher
20 Agustus 2026 pukul 07.20 2 menit baca
Benarkah Penggunaan Nitrogen Mampu Membuat Konsumsi BBM Lebih Irit?
Benarkah Penggunaan Nitrogen Mampu Membuat Konsumsi BBM Lebih Irit?, Source: Istimewa

Banyak pemilik kendaraan bermotor meyakini bahwa beralih menggunakan gas murni untuk mengisi ban dapat membuat konsumsi bahan bakar menjadi jauh lebih irit daripada menggunakan angin biasa yang umum tersedia di bengkel.

Baca juga: Korban Lacak Hingga Jakarta, Pelaku Kasus Motor Rental di Garut Akhirnya Diamankan Polisi

Komposisi Gas dalam Ban

Melansir dari Tirto.id, udara bebas yang sering kita hirup sebenarnya sudah mengandung unsur nitrogen sebesar 78 persen. Sisanya merupakan campuran oksigen serta beragam unsur alami lainnya yang menyatu secara alami di udara terbuka.

Pengisian melalui alat khusus di bengkel biasanya akan menghasilkan tingkat kemurnian gas yang mencapai angka 95 persen hingga 99 persen. Molekul murni tersebut bersifat stabil sehingga dinilai cukup aman untuk penggunaan harian.

Kandungan kemurnian yang sangat tinggi ini kerap menjadi alasan utama mengapa banyak orang memilihnya dibandingkan dengan angin biasa. Selain dinilai lebih aman, gas murni ini memiliki sifat tidak mudah bereaksi terhadap perubahan suhu pada permukaan jalan.

Stabilitas Tekanan pada Ban

Alasan lain banyak orang beralih menggunakan gas murni adalah kemampuannya dalam menjaga tekanan di dalam roda kendaraan. Molekulnya memiliki ukuran cukup besar sehingga sulit keluar dan menembus pori-pori kecil pada material karet pelindung roda kendaraan.

Berbeda ketika memompa menggunakan udara biasa karena ada kandungan uap air yang bisa memicu penguapan berlebih saat suhu meningkat. Kelembapan tersebut justru berpotensi merusak struktur bagian dalam roda secara perlahan seiring berjalannya waktu penggunaan.

Kondisi ban yang lebih kering tentu membantu mengurangi risiko perubahan tekanan secara drastis akibat suhu panas aspal. Hasilnya, penurunan tekanan angin akan terjadi lebih lambat apabila dibandingkan dengan pemakaian udara biasa dari alat kompresor standar.

Hubungan Tekanan dan Bensin

Berdasarkan penjelasan ilmiah, tingkat efisiensi konsumsi bahan bakar sangat bergantung pada optimalnya jumlah tekanan udara dalam roda. Apabila tekanannya selalu ideal, maka hambatan gulir saat melintasi jalanan aspal akan menjadi sangat kecil dan ringan.

Hambatan gulir yang rendah membuat mesin kendaraan tidak perlu bekerja ekstra keras demi sekadar menggerakkan bobot mobil. Proses kerja mesin yang jauh lebih rileks inilah yang nantinya membuat bensin kendaraan Anda terpakai secara amat efisien.

Oleh karena itu, menjaga kapasitas volume angin secara rutin merupakan kunci utama supaya konsumsi bahan bakar tetap irit. Meskipun sudah memakai gas khusus, pemilik wajib melakukan pemeriksaan berkala agar keamanan perjalanan selalu terjamin secara penuh.

Baca juga: Sisir Jalanan Garut, Polisi Jaring 27 Motor Berknalpot Bising

Nah Warginet, merawat tekanan udara pada kendaraan kesayangan memang membawa dampak positif bagi efisiensi bahan bakar. Jangan pernah malas mengecek kondisi roda sebelum memulai perjalanan jauh supaya kalian selalu selamat sampai tujuan dengan nyaman.

Diskusi (0)

Bergabunglah dalam Diskusi

Silakan masuk dengan akun Anda untuk menulis komentar dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.

Lanjut Membaca