Infogarut

Roti Bagelen Ternyata Punya Sejarah Panjang di Garut, Ini Kisahnya

M
Mutiara LestariPublisher
31 Agustus 2026 pukul 06.33 4 menit baca
Roti Bagelen Ternyata Punya Sejarah Panjang di Garut, Ini Kisahnya
(Sumber: Instagram @InfoGarut)

Warginet, kalau mendengar kata bagelen, mungkin sebagian orang langsung mengira roti kering berbentuk bulat ini berasal dari daerah Bagelen, Purworejo, Jawa Tengah.

Nama tersebut memang membuat anggapan itu terdengar masuk akal. Namun, ada cerita menarik dari Garut yang justru membuat sejarah roti bagelen menjadi lebih panjang untuk dibahas.

Di Garut, terdapat Khoe Pek Goan, toko sekaligus pabrik roti yang disebut telah berdiri sejak 1885. Dalam sumber Garut Swiss Van Java, pabrik tersebut disebut sebagai salah satu yang memproduksi roti bagelen secara turun-temurun.

Lantas, bagaimana sebenarnya cerita roti kering ini sampai dikenal sebagai salah satu kuliner yang lekat dengan Garut?

Baca Juga: 5 Rekomendasi Kuliner Malam di Garut yang Wajib Dicoba

Bagelen, Roti Kering dengan Olesan Mentega Manis

Bagelen atau lengkapnya roti bagelen digambarkan sebagai roti kering berbentuk bulat dengan olesan mentega manis di bagian dalamnya.

Karakter kering dan bentuknya yang khas membuat bagelen berbeda dari roti yang biasanya disantap dalam keadaan lembut.

Saat ini, Khoe Pek Goan juga masih menawarkan berbagai produk bagelen, mulai dari bagelen bulat hingga bagelen tipis dengan beberapa varian rasa. Produk tersebut tercantum dalam kanal penjualan Khoe Pek Goan yang masih aktif.

Khoe Pek Goan Sudah Ada Sejak 1885

Salah satu bagian paling menarik dari cerita bagelen di Garut adalah keberadaan Khoe Pek Goan.

Dalam buku Garut Sisi van Java, disebutkan bahwa pabrik roti keluarga Khoe Pek Goan telah berdiri sejak 1885. Produksi roti bagelen kemudian dilakukan secara turun-temurun hingga mencapai generasi ketiga.

Informasi mengenai tahun berdirinya Khoe Pek Goan juga tercantum pada berbagai sumber lain dan pada produk resminya yang menggunakan penanda “Anno 1885”.

Dengan sejarah sepanjang itu, keberadaan Khoe Pek Goan menjadi bagian menarik dari cerita perkembangan kuliner di Garut.

Kenapa Banyak Orang Mengira Bagelen Berasal dari Jawa Tengah?

Nama “Bagelen” memang cukup mudah membuat orang menghubungkannya dengan daerah Bagelen di Jawa Tengah.

Dalam sumber buku yang kamu kirim, disebutkan bahwa banyak orang menyangka roti bagelen berasal dari daerah Bagelen, Purworejo. Namun, sumber tersebut kemudian menjelaskan bahwa roti kering berbentuk bulat tersebut disebut tidak pernah dibuat di sana.

Memang terdapat toko roti bernama Bagelen di Kutoarjo, daerah lain di Jawa Tengah, yang juga memproduksi roti bagelen. Pada kemasannya tercantum bahwa produk tersebut telah dibuat sejak 1906.

Hal tersebut membuat asal-usul penamaan bagelen menjadi bagian menarik dari cerita kuliner ini.

Bagelen Garut dan Cerita Pengaruh Eropa

Masih dari sumber yang sama, kemasan roti dari toko di Kutoarjo tersebut mencantumkan merek “Begelen Biscuit” serta gambar perempuan dengan gaya berpakaian Barat.

Dalam buku, gambaran tersebut disebut mungkin menjadi petunjuk bahwa bagelen merupakan penganan yang mendapat pengaruh seni dapur Belanda atau negara Eropa lainnya.

Namun, bagian ini sebaiknya dipahami sebagai kemungkinan, bukan kepastian sejarah.

Karena itu, menarik untuk melihat bagelen bukan hanya sebagai roti kering untuk teman minum teh atau kopi, tetapi juga sebagai makanan yang memiliki cerita mengenai pertemuan berbagai pengaruh kuliner.

Khoe Pek Goan Disebut sebagai Cikal Bakal Bagelen Lainnya

Sumber Garut Sisi van Java kemudian menyebut bahwa bagelen buatan Khoe Pek Goan mungkin merupakan yang tertua dan menjadi cikal bakal bagelen-bagelen lainnya.

Kata “mungkin” dalam sumber ini penting untuk dipertahankan. Artinya, informasi tersebut merupakan bagian dari catatan atau dugaan sejarah yang ada dalam buku, bukan sesuatu yang perlu kita tuliskan sebagai fakta mutlak.

Yang lebih pasti, Khoe Pek Goan memang telah berdiri sejak 1885 dan hingga kini masih menjual produk bagelen.

Dari Garut, Kemudian Muncul Bagelen Abadi

Cerita bagelen di Garut ternyata tidak berhenti pada Khoe Pek Goan.

Dalam buku tersebut disebutkan bahwa pada 1947 berdiri pabrik roti bagelen lain dengan merek Abadi. Pabrik tersebut kemudian menjadi cukup dikenal sebelum pada 1967 dipindahkan ke Bandung.

Dua tahun kemudian, pada 1969, pemiliknya disebut mulai membuka toko di Jalan Purnawarman, Bandung.

Artinya, perjalanan bagelen di Garut tidak hanya berkaitan dengan satu produsen, tetapi juga menjadi bagian dari perkembangan usaha roti yang kemudian meluas ke kota lain.

Bagelen Garut Masih Bisa Ditemukan Sampai Sekarang

Meski cerita tentang bagelen telah berlangsung sejak lebih dari satu abad lalu, produk ini masih bisa ditemukan hingga sekarang.

Khoe Pek Goan masih menjual berbagai jenis bagelen, termasuk Bagelen Original, Bagelen Tipis, Bagelen Cheese, Coffee, dan Chocolate melalui kanal penjualan resminya.

Untuk Warginet yang ingin mencicipinya langsung, Khoe Pek Goan juga tercatat berada di Jalan Ciledug No. 111, Garut Kota.

Jadi, bagelen bukan sekadar camilan kering yang cocok menemani secangkir kopi atau teh. Di balik bentuknya yang sederhana, ada cerita panjang mengenai perjalanan kuliner Garut.

Jadi, Bagelen Asalnya dari Mana?

Pertanyaan tentang asal-usul bagelen ternyata tidak sesederhana namanya.

Ada anggapan yang menghubungkannya dengan Bagelen, Purworejo. Namun, sumber Garut Sisi van Java justru mencatat keberadaan produksi roti kering serupa di Garut sejak Khoe Pek Goan berdiri pada 1885.

Yang jelas, Khoe Pek Goan menjadi salah satu nama penting dalam cerita panjang bagelen di Garut, dan produk tersebut masih dapat ditemukan hingga sekarang.

Baca Juga: Kulineran di Garut, Ini Rekomendasi Bakmie yang Wajib Dicoba

Jadi, kalau selama ini Warginet mengira bagelen hanya sekadar roti kering biasa, ternyata ada sejarah panjang di balik satu bungkus camilan ini.

Sudah pernah mencicipi Bagelen Khoe Pek Goan?

Diskusi (0)

Bergabunglah dalam Diskusi

Silakan masuk dengan akun Anda untuk menulis komentar dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.

Lanjut Membaca