Infogarut

Polres Garut Tegaskan Isu Macan Terkam Tiga Warga di Papandayan Itu Hoaks

M
Muhamad Renaldi SPublisher
14 Juli 2026 pukul 16.37 2 menit baca
Polres Garut Tegaskan Isu Macan Terkam Tiga Warga di Papandayan Itu Hoaks
Polres Garut Tegaskan Isu Macan Terkam Tiga Warga di Papandayan Itu Hoaks, Source: Humas Polres Garut

Beredarnya sebuah video yang menampilkan narasi miring terkait serangan hewan buas telah menimbulkan keresahan di tengah masyarakat pada akhir-akhir ini. Pihak kepolisian akhirnya segera turun tangan untuk meluruskan kabar menyesatkan tersebut agar kepanikan tidak semakin meluas.

Baca juga: Warga Desa Sukajaya Temukan Mayat Pria Tanpa Identitas di Area Persawahan Malangbong Garut

Berdasarkan keterangan resmi dari Humas Polres Garut, pesan berantai WhatsApp mengenai serangan satwa liar di kawasan Gunung Papandayan, Kabupaten Garut, Jawa Barat, resmi dibantah. Informasi tersebut dipastikan sama sekali tidak benar setelah petugas melakukan penelusuran terkait asal videonya.

Kasi Humas Polres Garut, Ipda Susilo Adi, menegaskan bahwa video viral yang beredar luas di media sosial itu rupanya menampilkan dokumentasi para korban ledakan bom mortir di Kecamatan Cipatat, Kabupaten Bandung Barat. Kejadian tersebut dipastikan sama sekali tidak berkaitan dengan isu serangan hewan buas di sekitar pegunungan Garut.

Ketiga korban awalnya menemukan bekas peluru jenis mortir dalam kondisi aktif. Mereka kemudian, tanpa menyadari bahayanya, memukul benda proyektil tersebut menggunakan palu hingga akhirnya meledak dan menimbulkan luka.

"Kami mengimbau masyarakat agar tidak mudah mempercayai ataupun menyebarluaskan informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya. Informasi mengenai adanya macan yang menerkam tiga warga di kawasan Gunung Papandayan adalah hoaks. Video yang beredar bukan merupakan kejadian di Garut, melainkan korban dari peristiwa ledakan di wilayah Cipatat, Kabupaten Bandung Barat," tegas Ipda Susilo Adi saat memberikan penjelasan kepada awak media, Selasa, (14/7/2026).

Pihak pengelola kawasan wisata Gunung Papandayan sebelumnya juga telah memberikan klarifikasi bahwa narasi serangan tersebut murni merupakan sebuah karangan belaka. Polisi mengajak masyarakat untuk selalu melakukan verifikasi informasi melalui sumber resmi sebelum membagikannya kepada banyak orang lain.

Penyebaran narasi palsu dinilai sangat berbahaya karena dapat memicu kepanikan massal serta keresahan yang tidak berdasar di tengah kehidupan masyarakat. Warga juga diimbau agar segera melapor kepada pihak kepolisian apabila kembali menemukan sebuah kabar menyesatkan serupa.

Baca juga: Penemuan Kerangka Manusia di Hutan Banjarwangi Bikin Warga Geger, Polisi Lakukan Penyelidikan

Jadi Warginet, kita semua harus lebih bijak dan sangat berhati-hati sebelum membagikan ulang sebuah berita yang menyangkut keselamatan hidup banyak orang. Jangan sampai kita malah ikut menyebarkan isu menyesatkan yang jelas-jelas sangat merugikan kenyamanan serta ketenteraman hidup masyarakat.

Diskusi (0)

Bergabunglah dalam Diskusi

Silakan masuk dengan akun Anda untuk menulis komentar dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.

Lanjut Membaca