Infogarut

Nyaneut Festival 2026 Jadi Ruang Unjuk Kabisa Warga Cigedug Garut Di Kancah Nasional

M
Muhamad Renaldi SPublisher
31 Juli 2026 pukul 08.50 3 menit baca
Nyaneut Festival 2026 Jadi Ruang Unjuk Kabisa Warga Cigedug Garut Di Kancah Nasional
Nyaneut Festival 2026 Jadi Ruang Unjuk Kabisa Warga Cigedug Garut Di Kancah Nasional, Source: Istimewa

Perhelatan akbar Nyaneut Festival tahun 2026 yang mengusung "Mapag Dangiang Larang Srimanganti" sukses diselenggarakan dengan dihadiri oleh ribuan masyarakat yang antusias memadati Lapangan Situgede, Desa Cigedug, Kecamatan Cigedug, Kabupaten Garut, Jawa Barat, Kamis (30/7/2026)

Baca juga: Nyaneut Festival 2026 Sukses Digelar, Tradisi Minum Teh Khas Garut Kian Mendunia Lewat KEN

Makna dan Perjalanan Nyaneut Festival

Beni Yoga Gunasantika, selaku Kepala Disparbud Garut, menjelaskan bahwa tradisi minum teh tersebut bermakna mendekatkan diri serta membangun gotong royong warga. Kegiatan tahunan ini telah dilaksanakan secara simultan selama 13 tahun guna menggerakkan perekonomian lokal.

Wilayah tersebut dulunya merupakan pusat kawasan perkebunan teh Waspada yang menjadi produk unggulan daerah. Potensi besar komoditas pertanian lokal ini tentu akan membawa berkah nyata bagi pertumbuhan ekonomi di seluruh wilayah Kabupaten Garut.

“Nyaneut itu berasal dari kata 'Nyaneutkeun'. Jadi nyaneutkeun itu mendekatkan, ngaraketkeun, mendekatkan diri, jadi artinya acara ini adalah acara untuk mendekatkan diri, membangun kebersamaan, membangun gotong royong, membangun kesatuan dalam rangka meningkatkan kesejahteraan rakyat, khususnya di Kecamatan Cigedug," ujar Beni Yoga Gunasantika.

Beni mengatakan bahwa pelaksanaan agenda rutin tersebut telah terbukti secara nyata sangat konsisten menggerakkan sektor perekonomian warga di daerah. Kehadiran acara tahunan ini disambut sangat antusias oleh seluruh lapisan masyarakat yang hadir langsung di lokasi perhelatan budaya tersebut.

Kurasi Nasional dan Peran Warga Lokal

Camat Cigedug, Ma’mun Gunawan, menyampaikan bahwa perhelatan budaya Nyaneut Festival kini telah resmi berhasil masuk ke dalam ajang kurasi tingkat nasional. Seluruh rangkaian kegiatan ini secara sangat khusus menampilkan berbagai potensi kesenian tradisional yang menarik dari warga setempat.

"Pada event tahunan Festival Nyaneut, yang alhamdulillah tahun ini ada perbedaan, yaitu memasuki kurasi Kharisma Event Nasional dari Kementerian Pariwisata," kata  Ma'mun Gunawan.

Menurutnya, anak-anak kecil di wilayah kecamatan tersebut terlihat sangat aktif berlatih berbagai pementasan kesenian tradisional secara rutin setiap hari. Berbagai kegiatan sanggar seni lokal ini terus berjalan dengan konsisten untuk melestarikan warisan budaya leluhur.

"Nah apa yang ditampilkan pada perhelatan Nyaneut, hampir seluruhnya adalah penampilan warga Kecamatan Cigedug. Yang alhamdulillah, di kami, anak-anak kecil itu berlatih menari, berlatih calung, dan ada beberapa sanggar yang memang terus melestarikan tradisi-tradisi atau seni-seni budaya yang selama ini secara turun-temurun," ungkap Camat Cigedug.

"Event Nyaneut ini juga menjadi salah satu ruang mengapresiasikan kemampuan, unjuk kabisa warga kami, bahwa ada potensi yang harus bisa lebih dilihat di wilayah Kecamatan Cigedug," pungkasnya.

Baca juga: Nyaneut Festival 2026, Kebanggaan Garut yang Kini Masuk Karisma Event Nusantara

Jadi Warginet, perayaan budaya Nyaneut Festival yang kini telah diakui secara nasional ini tentu sangat wajib kita dukung bersama dengan sepenuh hati. Dukung dan lestarikan selalu warisan leluhur kita agar kekayaan seni daerah tetap terjaga dengan sangat baik.

Diskusi (0)

Bergabunglah dalam Diskusi

Silakan masuk dengan akun Anda untuk menulis komentar dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.

Lanjut Membaca