Infogarut

Menilik Sejarah Dodol Garut, Dari Usaha Rumahan Hingga Tembus Pasar Ekspor

M
Muhamad Renaldi SPublisher
10 September 2026 pukul 04.03 2 menit baca
Menilik Sejarah Dodol Garut, Dari Usaha Rumahan Hingga Tembus Pasar Ekspor
Menilik Sejarah Dodol Garut, Dari Usaha Rumahan Hingga Tembus Pasar Ekspor, Source: Istmewa

Industri olahan dodol Garut telah berkembang pesat sejak zaman kolonial Belanda hingga mampu menembus pasar ekspor internasional berkat inovasi manajemen merek serta modernisasi proses produksi yang berpusat di kawasan Pasundan.

Baca juga: 6 Makanan Khas Garut yang Legendaris, dari Dodol hingga Sambal Cibiuk

Perjalanan Merek Dagang Dodol Garut 

Melansir dari buku berjudul Seputar Garut karya Darpan dan Budi Suhardiman, penganan ini awalnya diproduksi dalam skala rumahan sejak era Belanda. Kala itu, banyak noni-noni Belanda yang pandai mengolah resep kuliner tersebut untuk dikonsumsi sendiri maupun dijual. 

Perjuangan sosok pengusaha bernama Iton menjadi kunci dalam membesarkan bisnis ini hingga berhasil menghadapi persaingan pasar. Usaha ini diawali dengan merek Halimah lalu berganti menjadi Fatimah pada 1950, hingga berubah menjadi Purnama pada 1954 menggunakan bungkus plastik PVC. 

Perubahan nama merek kemudian berlanjut menjadi Herlina dengan penggunaan bungkusan berbahan kertas duplek yang terlihat rapi. Nama merek Picnic akhirnya resmi digunakan dan berhasil memperoleh hak paten dari pemerintah pada tanggal 14 Juli 1959 silam.

Modernisasi Pabrik dan Penjualan Ekspor

Perkembangan bisnis yang pesat mendorong pendirian fasilitas pabrik berskala besar di bawah naungan Perseroan Terbatas (PT) Herlina Cipta Pratama. Pabrik manufaktur modern tersebut dipusatkan di Jalan Pasundan guna memenuhi lonjakan permintaan pasar domestik hingga mancanegara.

Banyaknya produsen lain yang membuat produk serupa mendorong pihak perusahaan untuk bertindak cepat demi menjaga keaslian merek. Pendaftaran resmi ke Departemen Kesehatan (Depkes) pun dilakukan bersamaan dengan perancangan kemasan elegan yang bervariasi.

Keberhasilan penetrasi pasar ekspor terbukti mengangkat citra penganan tradisional ke tingkat internasional sebagai ikon kuliner unggulan. Inovasi berkelanjutan ini menjadi inspirasi bagi para pelaku usaha daerah dalam mengelola potensi bisnis lokal secara profesional.

Baca juga: Kue Kontol Kejepit Jadi Warisan Budaya yang Saingi Burayot Garut

Bagi Warginet, keberhasilan produsen lokal menembus pasar internasional memberikan kebanggaan tersendiri bagi perkembangan industri daerah. Dukungan terhadap kelestarian olahan dodol Garut sangat penting diberikan agar eksistensi penganan ini tetap bertahan melintasi zaman.

Diskusi (0)

Bergabunglah dalam Diskusi

Silakan masuk dengan akun Anda untuk menulis komentar dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.

Lanjut Membaca