Infogarut

Mengenal Ceprus, Jajanan Khas Garut Selatan yang Manis dan Gurih

M
Mutiara LestariPublisher
7 September 2026 pukul 08.03 4 menit baca
Mengenal Ceprus, Jajanan Khas Garut Selatan yang Manis dan Gurih
Ceprus, Jajanan Khas Garut Selatan (Sumber: Istock)

Warginet, kalau mendengar kuliner khas Garut, mungkin yang langsung terlintas adalah dodol, dorokdok, atau burayot. Namun, di balik jajanan yang sudah lebih populer tersebut, Garut juga punya kudapan tradisional yang cukup unik dan tidak banyak diketahui, salah satunya adalah Ceprus.

Jajanan ini berasal dari kawasan Garut Selatan dan punya cara penyajian yang sederhana. Bahan utamanya bahkan cukup mudah ditemukan, yaitu singkong yang dibakar hingga matang.

Yang membuatnya berbeda adalah cara menikmatinya. Singkong bakar yang masih hangat dicelupkan ke dalam Kinca, yaitu gula merah yang dicairkan dengan cara dipanaskan. Perpaduan singkong bakar dengan kinca inilah yang menghasilkan rasa gurih sekaligus manis dan menjadi ciri khas ceprus.

Baca Juga: Mengenal Colenak, Jajanan Tradisional Sunda yang Tetap Digemari

Ceprus, Singkong Bakar dengan Sentuhan Kinca Gula Merah

Sekilas, ceprus mungkin terlihat seperti singkong bakar biasa. Namun, cara penyajian menjadi bagian penting yang membuat jajanan ini berbeda.

Menurut laman resmi Pemerintah Kabupaten Garut, ceprus merupakan singkong bakar panas yang dicelupkan ke dalam gula merah yang telah dipanaskan atau disebut kinca. Jajanan ini dikenal berasal dari Garut bagian Selatan.

Hal serupa juga tercatat dalam sejumlah sumber kuliner yang membahas makanan khas Garut. Ceprus disebut sebagai kudapan yang cukup sulit ditemukan karena keberadaannya berkaitan dengan ketersediaan gula merah asli yang berasal dari pohon aren.

Jadi, meskipun bahan dasarnya sederhana, cita rasa ceprus justru sangat bergantung pada perpaduan singkong bakar dan gula merah yang digunakan.

Cara Menikmati Ceprus yang Bikin Rasanya Berbeda

Hal menarik dari ceprus bukan hanya bahan yang digunakan, tetapi juga cara menyantapnya.

Singkong terlebih dahulu dibakar hingga matang dan menghasilkan aroma khas dari proses pembakaran. Setelah itu, singkong dipotong menjadi beberapa bagian dan dicelupkan ke dalam kinca atau gula merah cair yang masih hangat.

Ketika disantap, rasa gurih dari singkong bakar berpadu dengan rasa manis dari gula merah. Perpaduan sederhana tersebut menghasilkan sensasi rasa yang berbeda dari olahan singkong pada umumnya.

Kenapa Ceprus Disebut Jajanan yang Langka?

Meski bahan utamanya sederhana, ceprus tidak selalu mudah ditemukan. Salah satu alasannya adalah penggunaan gula merah sebagai kinca.

Pemerintah Kabupaten Garut menyebut ceprus tergolong makanan yang langka karena hanya dapat tersaji ketika tersedia gula merah asli dari pohon kawung atau aren.

Artinya, keberadaan ceprus tidak hanya berkaitan dengan singkong sebagai bahan utama, tetapi juga dengan tradisi pengolahan gula aren yang masih ditemukan di sejumlah wilayah Garut.

Hal tersebut membuat ceprus punya keterkaitan yang cukup kuat dengan bahan pangan lokal dan kehidupan masyarakat di Garut Selatan.

Ceprus, Sederhana tapi Menjadi Kekayaan Kuliner Garut Selatan

Garut tidak hanya memiliki satu atau dua makanan khas yang populer. Di berbagai wilayahnya, termasuk Garut Selatan, terdapat kuliner tradisional yang lahir dari bahan-bahan sederhana dan kebiasaan masyarakat setempat. Ceprus menjadi salah satu contohnya.

Keberadaan jajanan seperti ini juga menjadi pengingat bahwa kuliner daerah tidak selalu harus berupa makanan yang kompleks. Kadang, makanan sederhana yang dibuat dan disantap secara turun-temurun justru memiliki cerita yang panjang di baliknya.

Kalau dilihat dari bahan dan proses pembuatannya, ceprus memang tergolong sederhana. Hanya singkong yang dibakar, kemudian disantap bersama gula merah cair. Namun, justru kesederhanaan tersebut yang menjadi daya tariknya.

Ceprus memperlihatkan bagaimana bahan pangan yang mudah ditemukan dapat diolah menjadi jajanan dengan karakter rasa yang khas. Tidak membutuhkan banyak bahan tambahan, tetapi memiliki cara penyajian tersendiri yang membuatnya berbeda.

Karena itu, mengenal ceprus bukan hanya soal mencoba singkong bakar dengan gula merah, tetapi juga mengenal salah satu bagian dari kekayaan kuliner tradisional Garut. Buat Warginet yang selama ini hanya mengenal Garut lewat dodol, ceprus bisa menjadi salah satu kuliner tradisional yang menarik untuk dikenali lebih jauh.

Tertarik Mencoba Ceprus?

Buat Warginet yang ingin mencoba jajanan tradisional Garut yang mungkin belum terlalu familiar, ceprus bisa menjadi salah satu pilihan. Singkong bakar yang masih hangat, kemudian dicelupkan ke kinca gula merah, menawarkan perpaduan rasa gurih dan manis yang sederhana tetapi khas.

Apalagi, ceprus dikenal sebagai jajanan yang berasal dari Garut Selatan dan keberadaannya tidak semudah menemukan jajanan Garut yang lebih populer.

Baca Juga: 3 Cafe 24 Jam di Garut yang Baru Buka, Siap Jadi Spot Favorit Warginet

Jadi, kalau suatu saat Warginet berkunjung ke Garut Selatan dan menemukan ceprus, jangan lewatkan kesempatan untuk mencicipi jajanan sederhana yang satu ini. Karena dari singkong dan gula merah saja, Garut punya cerita kuliner yang menarik untuk dikenalkan.

Sumber Referensi: Buku "Garut Swiss Van Java", Website Pemerintah Kabupaten Garut

Diskusi (0)

Bergabunglah dalam Diskusi

Silakan masuk dengan akun Anda untuk menulis komentar dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.

Lanjut Membaca