Bintang muda Lamine Yamal sukses mengalahkan popularitas pemain top dunia seperti Erling Haaland dan Jude Bellingham. Remaja berbakat berusia 19 tahun tersebut berhasil membawa tim nasional Spanyol meraih gelar juara Piala Dunia 2026.
Baca juga: Skuad Spanyol Dominasi Kategori Bertahan di FIFA Power Rankings
Latar Belakang Keluarga Lamine Yamal
Melansir dari laporan CNBC Indonesia, Lamine Yamal dilahirkan di dekat wilayah Barcelona pada tanggal 13 Juli 2007 silam. Kedua orang tuanya yang bernama Mounir Nasraoui dan Sheila Ebana merupakan pasangan imigran yang kini mulai memasuki rentang usia pertengahan 30-an.
Ibunda Lamine, Sheila Ebana, berasal dari Guinea Ekuatorial, sedangkan ayahnya, Mounir Nasraoui, datang dari wilayah Maroko menuju kawasan Catalonia berkat perjuangan keras sang nenek. Berdasarkan siniar Resonancia de Corazon, neneknya rela menyelinap naik bus ke Mataro dan bekerja 3 giliran demi membawa keluarganya berkumpul.
Kedua orang tua pemuda tersebut pertama kali bertemu saat mereka masih berusia remaja di pusat kota Barcelona. Sayangnya, pasangan tangguh tersebut akhirnya terpaksa memutuskan untuk berpisah secara baik-baik saat bocah ajaib itu baru menginjak usia 3 tahun.
Setelah perceraian tersebut, sang anak perlahan tumbuh besar bersama ibunda tercintanya di sebuah wilayah kota kecil bernama Granollers. Menurut artikel The Athletic, ibunya bahkan pernah bekerja sangat keras di sebuah restoran cepat saji demi menafkahi seluruh kebutuhan hidupnya.
Puncak Kesuksesan Karier Lamine Yamal
Pengorbanan luar biasa ibunya terbayar lunas ketika Lamine berhasil menembus akademi sepak bola legendaris La Masia pada usia 12 tahun. Pemain berbakat ini hanya membutuhkan waktu 3 tahun saja untuk melakukan debut karier profesional di panggung olahraga yang sangat kompetitif.
Melalui konferensi pers, pemuda itu menegaskan bahwa ia pernah tinggal di dalam apartemen kecil dengan dapur dan kamar tidur menyatu. Kini ia merasa sangat bahagia karena ibunya bisa hidup tenang serta sang adik memiliki masa kecil yang selalu diimpikannya.
Walau telah lama berpisah, kedua orang tua Lamine Yamal tetap mampu menjaga keharmonisan hubungan dengan sangat baik hingga detik ini. Adik tiri berusia 3 tahun bernama Keyne juga terus menemaninya di stadion karena pemuda ini sangat menyayanginya layaknya anak sendiri.
Pada bulan Oktober 2025 lalu, sang ayah telah resmi mengumumkan kabar pertunangannya dengan kekasih baru bernama Kristina melalui media Instagram. Berkat dukungan harmonis tersebut, Lamine Yamal sukses membuktikan bahwa latar belakang kehidupan yang sulit bukanlah penghalang untuk mengguncang panggung dunia.
Baca juga: Momen Epik Spanyol Menuju Takhta Tertinggi di Ajang Piala Dunia 2026
Nah Warginet, kisah hidup menakjubkan dari sosok Lamine Yamal ini tentu bisa menjadi inspirasi besar bagi kita semua setiap hari. Mari kita jadikan semangat pantang menyerahnya sebagai motivasi kuat guna mengejar segala cita-cita besar di masa depan kelak.






