Infogarut

Timnas Indonesia Sikat Singapura 2-0 di Laga Perdana ASEAN Cup 2026

M
Muhamad Renaldi SPublisher
25 September 2026 pukul 16.16 4 menit baca
Timnas Indonesia Sikat Singapura 2-0 di Laga Perdana ASEAN Cup 2026
Timnas Indonesia Sikat Singapura 2-0 di Laga Perdana ASEAN Cup 2026, Source: Instagram/@timnasindonesia

Timnas Indonesia berhasil meraih kemenangan dengan menundukkan Timnas Singapura dengan skor 2-0 pada laga pembuka Grup A Divisi 1 FIFA ASEAN Cup 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Jumat (25/9/2026).

Baca juga: Daftar 23 Pemain Timnas Indonesia Untuk Ajang FIFA ASEAN Cup 2026

Babak Pertama

Pertandingan perdana ini sekaligus menjadi panggung acara pembukaan (opening ceremony) ajang bergengsi FIFA ASEAN Cup 2026. Pertandingan tersebut berlangsung pukul 20.00 WIB di hadapan puluhan ribu pendukung.

Bertindak sebagai tim tuan rumah, pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, merancang formasi taktis 5-4-1 untuk memperkuat lini pertahanan. Sementara itu, Timnas Singapura sebagai tim tamu mengandalkan skema 4-2-3-1 untuk meredam gelombang tekanan dari tim Merah Putih.

Pada awal babak pertama, skuad Garuda terlihat masih meraba-raba bentuk permainan terbaik mereka di atas lapangan. Pertandingan ini juga menjadi momen spesial karena menandai laga debut bagi pemain muda berbakat, Luke Vickery.

Guna mengatasi ketenangan tim lawan, pasukan Merah Putih langsung melancarkan strategi penekanan tinggi (high pressing) secara agresif. Langkah ini cukup ampuh membuat para pemain Singapura tidak nyaman dalam mengembangkan permainannya hingga alur serangan awal belum berbuah gol.

Kebuntuan akhirnya terpecahkan pada menit ke-13 lewat skema serangan rapi yang dibangun dari lini belakang. Berawal dari umpan terukur dari Luke Vickery, Ragnar Oratmangoen sukses melesakkan bola hingga mengoyak gawang Timnas Singapura.

Usai memimpin satu gol, tekanan demi tekanan terus dilancarkan oleh para pemain Indonesia secara bergelombang. Skuad Garuda cukup jeli dalam memanfaatkan setiap celah di lini pertahanan lawan, terutama lewat pergerakan konstan Luke Vickery di sisi kanan.

Hadirnya pemain debutan tersebut menjadi instrumen penting dalam menebar ancaman berbahaya ke barisan belakang Timnas Singapura. Didukung kedisiplinan posisi dari skuad Garuda, keunggulan 1-0 untuk Timnas Indonesia bertahan hingga wasit mengakhiri babak pertama.

Babak kedua

Memasuki babak kedua, skuad Garuda tetap konsisten menerapkan high pressing untuk menekan pergerakan tim lawan. Para pemain terus berupaya keras menambah keunggulan gol demi mengamankan tiga poin di laga perdana ini.

Ancaman balasan dari Timnas Singapura baru hadir pada menit ke-57 lewat tembakan tepat sasaran pertama mereka. Namun, penjaga gawang Maarten Paes tampil sangat tenang dalam menangkap bola untuk menyelamatkan gawang dari potensi kebobolan.

Guna menjaga momentum positif, tim tuan rumah dituntut untuk tidak membiarkan lawan berkembang bebas di lini tengah. Fokus dan konsentrasi penuh terus dijaga oleh skuad Merah Putih agar tidak melakukan kesalahan fatal yang merugikan tim.

Insiden krusial terjadi ketika pemain bertahan Timnas Singapura melakukan pelanggaran keras terhadap penyerang Mitchell Baker di luar kotak penalti. Wasit utama kemudian memutuskan untuk melakukan peninjauan ulang insiden tersebut melalui layar monitor VAR.

Setelah meninjau rekaman video, wasit dengan tegas mengeluarkan kartu merah kepada bek Timnas Singapura, Muhammad Safuwan Baharudin. Keputusan tersebut membuat tim tamu harus melanjutkan sisa laga hanya dengan kekuatan 10 pemain saja.

Keunggulan jumlah pemain langsung dimaksimalkan oleh tim tuan rumah melalui eksekusi tendangan bebas yang diambil oleh Thom Haye. Bola hasil sepakannya mengenai tangan pemain bertahan lawan di dalam area terlarang sehingga wasit langsung menunjuk titik putih.

Pada menit ke-73, Ole Romeny yang maju sebagai algojo sukses menjalankan tugasnya dengan mencetak gol penalti. Penyerang andalan tersebut langsung memperagakan selebrasi khasnya setelah mengubah skor pertandingan menjadi unggul 2-0 bagi Timnas Indonesia.

Keunggulan dua gol tanpa balas tersebut berhasil dipertahankan dengan solid hingga peluit panjang tanda berakhirnya laga berbunyi. Kemenangan meyakinkan ini memastikan perolehan tiga poin pertama yang berharga bagi perjuangan skuad Garuda.

Peta persaingan di Grup A Divisi 1 menempatkan Indonesia dan Malaysia sama-sama mengoleksi tiga poin pada laga pembuka. Namun, Malaysia berhak menduduki posisi puncak berkat keunggulan selisih gol usai menundukkan Bangladesh dengan skor 3-0.

Hasil ini menempatkan Timnas Indonesia di urutan kedua klasemen sementara, disusul oleh Singapura dan Bangladesh di posisi terbawah. Perjuangan di fase grup ini diprediksi akan memanas pada pertandingan-pertandingan selanjutnya.

Baca juga: Dua Pilar Persib Bandung Perkuat Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026

Bagi Warginet pencinta sepak bola tanah air, kemenangan awal Timnas Indonesia ini menjadi sinyal positif untuk menatap laga selanjutnya. Konsistensi permainan anak-anak asuh John Herdman tentu sangat diharapkan agar skuad Garuda mampu merengkuh trofi juara FIFA ASEAN Cup 2026.

Diskusi (0)

Bergabunglah dalam Diskusi

Silakan masuk dengan akun Anda untuk menulis komentar dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.

Lanjut Membaca