Insiden kebakaran hebat menghanguskan seluas 15 hektare lahan perkebunan kelapa sawit milik perusahaan PT Condong Garut di Desa Cigadog, Kecamatan Cikelet, Kabupaten Garut, Jawa Barat. Peristiwa yang melanda area Hak Guna Usaha (HGU) ini dilaporkan terjadi, Kamis, (23/7/2026).
Baca juga: Korsleting Listrik Bakar Gudang Kusen di Bayongbong Garut, Kerugian Tembus Rp300 Juta
Dalam rilis yang diterima Humas Polres Garut, Kapolsek Cikelet, IPTU Aktas Komalsyah, mengonfirmasi bahwa laporan insiden tersebut pertama kali diterima sekitar pukul 12.00 WIB. Informasi awal mengenai musibah ini disampaikan secara langsung oleh perwakilan manajemen perusahaan kepada petugas kepolisian melalui sarana sambungan telepon.
Keterangan resmi terkait kemunculan api didapatkan langsung dari Kepala Bagian Afdeling Gataga, Ridwan, beserta UU, selaku Humas PT Condong Garut. Lokasi spesifik amukan si jago merah tersebut berada tepat di Area Afdeling Gataga Blok Cicalung Datar Kolasi, Kampung Tarisi.
Menurut keterangan saksi, kobaran api tersebut diduga kuat muncul secara tiba-tiba dari arah yang sama sekali belum diketahui. Percikan mematikan itu kemudian merambat dengan sangat cepat lalu membakar luasnya areal perkebunan kelapa sawit hingga mencapai 15 hektare.
Menindaklanjuti laporan tersebut, aparat Polsek Cikelet segera meluncur menuju lokasi untuk segera melakukan langkah pengecekan tempat kejadian. Petugas kepolisian juga turut berkoordinasi secara cepat bersama jajaran pihak Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Garut guna mengupayakan proses penanganan.
Operasi pemadaman kebakaran lahan sawit ini melibatkan pengerahan sebanyak 3 unit armada pemadam utama milik pemerintah daerah Kabupaten Garut. Upaya penjinakan kobaran api tersebut juga dibantu oleh 2 unit mobil pemadam internal milik perusahaan beserta pengerahan sejumlah karyawan.
Selain melaksanakan tugas pengamanan area lokasi, para personel kepolisian turut membantu proses memadamkan amukan si jago merah secara manual. Proses penanganan musibah ini juga melibatkan bantuan tenaga ekstra dari elemen Babinsa serta partisipasi aktif dari warga sekitar.
Pihak berwenang memastikan bahwa insiden kebakaran di area perkebunan sawit tersebut sama sekali tidak menimbulkan jatuhnya korban jiwa. Sementara itu, total nilai kerugian material yang dialami oleh pihak perusahaan akibat musibah kebakaran tersebut masih dalam tahap proses pendataan.
"Dugaan sementara sumber api masih dalam penyelidikan. Kami mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran terbuka, karena kondisi cuaca yang kering sangat berpotensi menyebabkan api cepat menyebar," ucap IPTU Kapolsek Cikelet Aktas Komalsyah, kepada awak media, Jumat, (24/7/2026).
Baca juga: Api Tungku Gula Aren Hanguskan Rumah Panggung Milik Buruh Tani di Bungbulang Garut
Jadi Warginet, peristiwa ini sebagai pengingat penting agar selalu meningkatkan kewaspadaan selama periode musim kemarau. Hindari melakukan pembakaran sampah sembarangan maupun berbagai aktivitas berbahaya lainnya yang berpotensi besar memicu bencana kebakaran lahan di lingkungan.
Penulis: Muhamad Renaldi S






