Kabupaten Garut sukses mengokohkan diri sebagai salah satu pilar utama sentra produksi komoditas bawang merah di Jawa Barat setelah berhasil mencatatkan hasil panen melimpah sebanyak 38.616 ton sepanjang tahun 2025.
Baca juga: Mantap! Bubur Ayam Indonesia jadi Bubur Terbaik Dunia Versi TasteAtlas 2025
Daftar Produksi Bawang Merah di Jabar
Capaian tersebut menempatkan Kabupaten Garut tepat di bawah Kabupaten Bandung yang memimpin dengan angka produksi 86.099 ton. Berdasarkan data Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura yang diperbarui pada 21 Agustus 2026, berikut daftar sepuluh daerah produksi bawang merah di Jawa Barat sepanjang tahun 2025:
Bandung: 86.099 ton
Garut: 38.616 ton
Majalengka: 33.837 ton
Cirebon: 30.166 ton
Indramayu: 3.620 ton
Kuningan: 2.625 ton
Sumedang: 1.124 ton
Bandung Barat: 945 ton
Cianjur: 611 ton
Subang: 557 ton
Faktor Pendukung Dominasi Pangan
Empat wilayah teratas, yakni Bandung, Garut, Majalengka, dan Cirebon, tercatat menyumbang sebagian besar dari total hasil panen daerah. Hal ini memperlihatkan adanya konsentrasi sentra pangan yang sangat kuat pada wilayah-wilayah tertentu di Jawa Barat.
Tingginya dominasi tersebut membuktikan bahwa keberhasilan sektor hortikultura tidak sekadar bergantung pada ketersediaan luas lahan pertanian semata. Faktor produktivitas petani lokal, kondisi agroklimat, serta keberlanjutan rantai pasok turut menjadi kunci utama.
Baca juga: Garut Masuk Daftar Sepuluh Besar Produsen Ikan Hias di Jawa Barat
Jadi Warginet, keberhasilan Kabupaten Garut menembus posisi kedua sentra bawang merah tentu menjadi kebanggaan tersendiri bagi sektor pertanian lokal kita. Terus dukung perjuangan para petani daerah agar mampu menjaga ketahanan pangan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.






