Seorang warga pejalan kaki dilaporkan meninggal dunia di tempat usai tertemper Kereta Api jurusan Purwakarta–Garut pada kilometer (KM) 4+0 petak jalan Cibatu–Pasirjengkol, Kampung Ciokong Babakan Irta, RT 002/010, Desa Sukahaji, Kecamatan Sukawening, Kabupaten Garut Jawa Barat, Rabu (2/9/2026).
Baca juga: Tragis Wanita Tanpa Identitas Tertemper Kereta Api di Kadungora Garut
Mengacu pada keterangan dari Humas Polres Garut, musibah tersebut terjadi pukul 10.55 WIB. Korban diketahui bernama Diki Bustaman (40) yang merupakan warga asal Kecamatan Sukawening, Kabupaten Garut.
Menurut keterangan saksi, saat kejadian korban sedang berjalan kaki searah serta berada sangat berdekatan dengan jalur lintasan rel kereta api. Pada saat bersamaan, melaju Kereta Api jurusan Purwakarta–Garut dengan nomor lokomotif CC2019209 dari arah belakang posisi korban.
Masinis kereta api telah membunyikan klakson peringatan, namun korban diduga tidak menyadari kedatangan rangkaian kereta tersebut. Akibatnya korban tertemper bagian lokomotif hingga terpental dari perlintasan rel dan langsung meninggal dunia di lokasi kejadian.
Mendapat laporan tersebut, personel Kepolisian Sektor (Polsek) Sukawening bersama pihak terkait segera mendatangi lokasi untuk penanganan Tempat Kejadian Perkara (TKP). Petugas mengevakuasi korban serta berkoordinasi dengan Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Cibatu dan pihak Stasiun Kereta Api Cibatu.
Petugas juga mengumpulkan keterangan dari saksi dan keluarga sebelum menyerahkan jenazah korban kepada pihak keluarga untuk proses pemakaman. Kapolsek Sukawening, AKP Budiman Suhardiana, mengingatkan bahaya beraktivitas di sekitar rel karena kereta memiliki jarak pengereman yang panjang.
"Keselamatan adalah yang utama. Kami mengimbau masyarakat untuk tidak berjalan, beraktivitas, atau berada di sekitar jalur kereta api karena dapat membahayakan keselamatan," jelas AKP Budiman Suhardiana.
Baca juga: Diduga Coba Akhiri Hidup, Perempuan Melompat dari Jembatan Sasak Besi di Bayongbong Garut
Nah Warginet, insiden memilukan ini menjadi pengingat penting bagi kita untuk selalu mengutamakan keselamatan saat berada di sekitar perlintasan rel kereta api. Tetaplah waspada dan hindari beraktivitas di area lintasan kereta api demi mencegah terjadinya musibah serupa.
Penulis: Muhamad Renaldi S






