Kepemilikan rumah pada usia muda menjadi salah satu pencapaian yang cukup membanggakan, termasuk bagi pemuda di Kabupaten Garut yang tercatat memiliki persentase kepemilikan hunian tinggi dibandingkan sejumlah daerah lain di Jawa Barat.
Baca juga: Program Gentengisasi Dimulai, Pemerintah Borong Genteng Rp3 Miliar
Data Kepemilikan Rumah Pemuda di Jabar
Berdasarkan data BPS dalam Profil Pemuda 2025, Kabupaten Garut menempati peringkat kelima dalam daftar daerah dengan tingkat kepemilikan hunian tertinggi di Jawa Barat. Persentasenya mencapai 92,01 persen, berada di bawah Pangandaran, Ciamis, Anting-anting, dan Kota Banjar.
Berikut daftar sepuluh daerah dengan persentase kepemilikan rumah tertinggi berdasarkan data tersebut:
Pangandaran: 94,95%
Ciamis: 94,52%
Subang: 94,24%
Kota Banjar: 92,61%
Garut: 92,01%
Tasikmalaya: 91,33%
Kuningan: 90,93%
Purwakarta: 90,86%
Sumedang: 90,03%
Sukabumi: 89,97%
Garut Unggul Dalam Kepemilikan Hunian
Tingginya kepemilikan rumah di Kabupaten Garut sejalan dengan dominasi wilayah nonurban dalam daftar tersebut. Sementara itu, sejumlah daerah perkotaan justru berada di posisi bawah sehingga menunjukkan adanya perbedaan kondisi kepemilikan hunian antarwilayah.
Perbedaan tersebut dapat berkaitan dengan daya beli masyarakat dan kondisi pasar properti di masing-masing daerah. Bagi pemuda yang tinggal di kawasan perkotaan, harga tanah dan hunian yang relatif tinggi menjadi salah satu tantangan dalam memiliki rumah sendiri.
Selisih persentase kepemilikan antara Kabupaten Garut dan Kota Bandung juga menunjukkan adanya perbedaan yang cukup mencolok. Kondisi tersebut menggambarkan kesenjangan kepemilikan aset properti bagi kalangan muda di wilayah Jawa Barat.
Baca juga: Gentengisasi ala Prabowo, Seberapa Efektif Ganti Atap Seng?
Nah Warginet, capaian kepemilikan rumah pemuda di Kabupaten Garut menjadi salah satu gambaran positif dalam data tersebut. Angka ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi generasi muda untuk terus bekerja dan berusaha mewujudkan hunian yang diimpikan.






