Sebanyak 4 negara di dunia, yakni Spanyol, San Marino, Bosnia dan Herzegovina, serta Kosovo, menetapkan lagu kebangsaan tanpa lirik yang hanya diputar dalam bentuk musik instrumental pada setiap upacara kenegaraan.
Baca juga: Daftar Utang Negara kepada China, Indonesia Ada di Posisi 32 Dunia
Berikut ini adalah daftar 4 negara yang memiliki lagu kebangsaan tanpa lirik beserta alasan unik di balik ketiadaan teks tersebut.
Sejarah Marcha Real Kerajaan Spanyol
Berdasarkan laporan CNBC Indonesia, Marcha Real atau Mars Kerajaan milik Spanyol merupakan salah 1 lagu kebangsaan tertua di dunia yang tercatat sejak 1761. Komposisi ini ditetapkan sebagai Mars Kehormatan oleh Raja Charles III pada 3 Oktober 1770.
Lagu tersebut tetap bertahan tanpa teks resmi karena perbedaan identitas budaya serta bahasa di Spanyol, seperti Kastilia, Katalan, Basque, dan Galisia. Upaya penambahan teks pada 2008 oleh Komite Olimpiade Spanyol dibatalkan akibat penolakan warga.
Lagu Kebangsaan Tanpa Lirik San Marino
San Marino mengadopsi musik karya komponis Federico Consolo sejak 1894 berdasarkan koral abad ke-10 tanpa judul resmi selama lebih dari 1 abad. Pemerintah baru menetapkan nama Terra di Libertà atau Tanah Kebebasan pada 26 September 2025.
Nama tersebut diambil dari syair karangan Giosuè Carducci, penerima Nobel Sastra 1906, yang kerap dinyanyikan masyarakat dalam suasana informal. Meski memiliki nama resmi baru, komposisi ini tetap dimainkan sebagai instrumen murni dalam acara negara.
Lagu Intermeco Bosnia and Herzegovina
Lagu kebangsaan Bosnia dan Herzegovina digubah oleh Dušan Šestić pada 1998 dan disahkan secara resmi pada 2001 dengan nama populer Intermeco. Komposisi ini menggantikan Jedna si jedina demi mengakomodasi keberagaman 3 etnis Bosniak, Serbia, dan Kroasia.
Rancangan teks yang disusun Šestić bersama Benjamin Isović pada 2009 gagal disahkan oleh parlemen karena isu pembagian entitas konstitusional. Upaya susulan sepanjang 2016 hingga 2018 juga tidak membuahkan hasil sehingga lagu tersebut tetap tanpa teks.
Lagu Kebangsaan Europa Milik Kosovo
Kosovo menetapkan Europa gubahan Mendi Mengjiqi sebagai lagu kebangsaan pada 11 Juni 2008 setelah memproklamasikan kemerdekaan dari Serbia pada 17 Februari 2008. Keputusan tanpa lirik diambil sengaja guna merangkul beragam kelompok etnis dan bahasa setempat.
Masyarakat Kosovo terdiri atas penutur bahasa Albania, Serbia, Bosnia, Turki, dan Romani, sehingga musik instrumental dipilih demi menjaga kesetaraan. Komposisi Eropa kini digunakan dalam berbagai ajang internasional, termasuk kompetisi olahraga resmi organisasi FIFA.
Baca juga: Tiga Kota di ASEAN dengan Destinasi Paling Bahagia, Adakah Indonesia?
Jadi Warginet, keberadaan lagu kebangsaan tanpa lirik di 4 negara tersebut membuktikan bahwa musik instrumental mampu menjadi simbol persatuan. Keberagaman bahasa serta sejarah panjang justru menjadikan harmoni nada sebagai pemersatu seluruh lapisan masyarakat.






