Tragedi kecelakaan maut yang merenggut nyawa seorang perempuan pejalan kaki akibat tertabrak Kereta Api Turangga jurusan Bandung menuju Surabaya dilaporkan telah terjadi pada kawasan jalur perlintasan rel di Kecamatan Kadungora, Kabupaten Garut, Jawa Barat, Jumat (16/10/2026).
Baca juga: Diduga Tak Dengar Klakson Masinis, Warga Sukawening Garut Tewas Ditemper Kereta Api
Berdasarkan rilis Humas Polres Garut, insiden tersebut merenggut nyawa korban berinisial D.A.S. (37) sekitar pukul 18.30 WIB. Kecelakaan ini berlokasi di kilometer 205+½ petak jalan Leles menuju Karangsari kawasan Kampung Galuma Desa Neglasari.
Saksi mata yang ada di lapangan menuturkan bahwa korban diduga kuat sedang fokus memakai telepon seluler ketika berjalan melintasi lintasan besi. Pada momen bersamaan, Kereta Api (KA) Turangga bernomor lokomotif CC2061341 melaju kencang dari arah Bandung menuju Surabaya.
Masinis kereta dilaporkan sudah membunyikan klakson peringatan berkali-kali guna mengusir perempuan tersebut agar segera menjauh dari area rel. Sayangnya, korban diduga gagal menyadari bahaya sehingga tubuhnya langsung tertabrak besi lokomotif lalu terseret sejauh 10 meter.
Kompol Alit Kadarusman, selaku Kapolsek Kadungora membenarkan bahwa benturan keras tersebut mengakibatkan sang pejalan kaki tewas seketika, Sabtu (17/10/2026).
Aparat berwenang mendatangi lokasi guna mengevakuasi tubuh korban tersebut menuju Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Slamet Garut.
Proses penanganan darurat kecelakaan tersebut melibatkan koordinasi intensif bersama petugas Stasiun Leles beserta pengumpulan bahan keterangan dari saksi. Petugas juga mendokumentasikan keseluruhan proses evakuasi sekaligus mengumpulkan berbagai informasi valid dari pihak keluarga perempuan yang bernasib nahas itu.
Setelah seluruh prosedur penanganan dinilai tuntas, jenazah korban langsung diserahkan kembali kepada pihak keluarga untuk segera dimakamkan. Pihak keluarga sepakat menolak tindakan autopsi medis melalui penandatanganan surat pernyataan karena menerima musibah ini dengan lapang dada.
Institusi kepolisian sangat mengimbau kepada masyarakat agar menghindari berjalan pada area rel maupun menggunakan gawai elektronik ketika menyeberangi kawasan lintasan kereta api. Hal tersebut dapat memicu turunnya tingkat kewaspadaan yang berujung pada tingginya potensi insiden kecelakaan maut susulan.
Baca juga: Pria Tanpa Identitas Diduga Bunuh Diri Tewas Ditabrak Kereta Api di Kadungora Garut
Jadi Warginet, kecelakaan maut akibat kelalaian menggunakan telepon seluler di sekitar jalur kereta api ini merupakan sebuah peringatan keras. Kesadaran penuh untuk mematuhi aturan keselamatan saat berada di dekat area rel wajib diterapkan agar tragedi serupa tidak terulang.






