Lembaga Venture Capital asal Singapura menyiapkan alokasi pendanaan khusus untuk memperkuat ekosistem wirausaha daerah di Kabupaten Garut. Komitmen investasi tersebut disalurkan dalam forum Business Matching Garut 2026 di Grand Ballroom Hotel Santika Premiere Garut, Kamis (24/9/2026).
Baca juga: Garut Masuk Ekonomi Tertinggi di Jabar, Pertumbuhan Capai 7,7 Persen
Alokasi Modal Investasi Usaha Daerah
Samsul Ramdani Apriansah, selaku Perwakilan Venture Singapura, memaparkan komitmen lembaganya untuk memperluas jangkauan investasi asing ke berbagai daerah yang berpotensi. Upaya tersebut diwujudkan melalui penyiapan alokasi dana khusus demi mendukung perkembangan para wirausaha daerah.
"Setidaknya saya mengalokasikan untuk Garut saja, itu yang ada di kantong Rp250 juta, untuk Garut aja. Yang mana itu nanti bisa diakses tidak hanya untuk yang profiling 25, bisa jadi teman-teman Wirausaha Hebat lain," ujar Perwakilan Venture Singapura, Samsul Ramdani Apriansah.
Samsul menjelaskan bahwa dana pendanaan tersebut terbuka luas bagi seluruh wirausaha lokal yang memenuhi kriteria. Menurutnya, akses bantuan modal ini diharapkan mampu memicu akselerasi skala bisnis wirausaha daerah secara berkelanjutan.
Prioritas Sektor Bisnis Nonteknologi
Penerimaan kucuran modal berpatokan pada kejelasan wujud produk dan potensi perluasan pasar. Menurut Samsul, kriteria tersebut menjadi penentu utama dalam menjaring wirausaha potensial.
"Nah, mungkin seperti apa sih perusahaan yang kami cari? Kalau untuk Venture Singapura yang kami cari itu pokoknya semua bisnis di luar tech. Faktanya adalah kebanyakan pada saat itu perusahaan-perusahaan yang mendapatkan grant atau dana hibahnya adalah perusahaan teknologi, tapi ternyata itu hanya berakhir di riset, gak ada produk jadinya. Nah makanya kita benar-benar mencari pengusaha real yang uangnya bisa dimanfaatkan dan dikembangkan," paparnya.
Ia menegaskan bahwa pihak investor lebih mengutamakan produk fisik yang sudah berjalan di pasar ketimbang proyek riset. Menurutnya, pemanfaatan dana investasi pada sektor riil jauh lebih efektif dalam memberikan dampak ekonomi.
Penyediaan Akses Pemasaran Luar Negeri
Perwakilan Venture Singapura tersebut memaparkan bahwa bentuk dukungan untuk wirausaha lokal tidak hanya berhenti pada penyaluran modal finansial. Fasilitas pemasaran ekspor turut disiapkan guna memperluas jangkauan promosi.
"Gimana kalau sebenarnya kita nanti sediakan satu tempat di sana dan isinya itu produk khusus Indonesia, which is kalau misalkan Garut, Bandung, ya produk kita jual di situ. Kita sediain tempatnya, kita sediain marketing-nya," ucap Samsul.
Ia menjelaskan bahwa fasilitas promosi tersebut disiapkan khusus untuk menampung berbagai komoditas unggulan asal Kabupaten Garut. Menurut Samsul, pendampingan pemasaran di Singapura akan mempermudah komoditas lokal dalam menembus pasar internasional.
Baca juga: Ranking Terbaru Aset Bank Sentral Dunia, Indonesia Urutan Berapa
Hadirnya dukungan modal investasi dan fasilitas pemasaran dari investor Singapura menjadi peluang besar bagi wirausaha lokal. Nah Warginet, kolaborasi strategis ini diharapkan mampu membawa komoditas Kabupaten Garut semakin dikenal di tingkat internasional.
Penulis: Muhamad Renaldi S






