Beranda Timnas Futsal Indonesia Gagal Juara Usai Kalah dari Iran
ADVERTISEMENT

Timnas Futsal Indonesia Gagal Juara Usai Kalah dari Iran

5 jam yang lalu - waktu baca 3 menit
Timnas Futsal Indonesia Gagal Juara Usai Kalah dari Iran, Source: Instagram @timnasfutsal

Timnas Futsal Indonesia gagal juara usai kalah adu penalti dari Iran pada Final AFC Futsal Asian Cup 2026 di Jakarta, meski tampil heroik hingga babak penentuan.

Final AFC Futsal Asian Cup 2026 mempertemukan Timnas Futsal Indonesia dengan Iran di Indonesia Arena, Jakarta, Sabtu, (07/02/2026). Laga ini menjadi final pertama bagi Indonesia sepanjang sejarah, sekaligus ujian berat dengan menghadapi Iran yang dikenal sebagai langganan juara Asia.

Baca juga: Timnas Futsal Indonesia Tembus Final Setelah Singkirkan Jepang

Babak Pertama

Sejak babak pertama dimulai, Iran lebih dulu membuka keunggulannya pada menit ke-17. Namun, Timnas Futsal Indonesia mampu meresponsnya dengan cepat lewat gol dari Reza Gunawan pada menit ke-13, membuat Indonesia bangkit dan mengubah momentum permainan di hadapan pendukung sendiri.

Tekanan berlanjut ketika Israr Megantara mencetak gol beruntun pada menit ke-12 dan menit ke-11 hingga membawa Indonesia berbalik unggul menjadi 3-1. Permainan cepat dan determinasi yang tinggi membuat Iran tertekan meskipun tetap berusaha menjaga ritme serangan mereka.

Pada menit ke-4, Iran sempat mencetak gol penyama, namun wasit menganulirnya setelah melalui pemeriksaan VAR yang menyatakan bola telah keluar dari garis lapangan. Keputusan tersebut membuat keunggulan bagi Timnas Futsal Indonesia tetap bertahan dalam tekanan yang tinggi.

Menjelang menit ke-3, Iran kembali mencetak gol hingga memperkecil jarak skor. Babak pertama pun ditutup dengan skor sementara 3-2 untuk keunggulan Timnas Futsal Indonesia atas Iran dalam duel yang berlangsung sangat intens dan penuh tekanan mental.

Babak Kedua

Memasuki jalannya pertandingan di babak kedua, Iran langsung menyamakan kedudukan pada menit ke-17. Gol tersebut membuat tensi permainan dari kedua tim semakin meningkat, sementara Timnas Futsal Indonesia berusaha kembali mengontrol tempo permainan secara disiplin.

Tak berselang lama, Samuel Eko membawa Timnas Futsal Indonesia kembali unggul pada menit ke-16 setelah memanfaatkan kesalahan umpan dari pemain Iran. Gol tersebut memperlihatkan efektivitas serangan balik dari Indonesia yang tetap tajam di situasi krusial.

Sepanjang pertandingan, kiper Timnas Futsal Indonesia, Ahmad Habiebie tampil gemilang dengan sejumlah penyelamatan krusial. Gempuran dari Iran terus berdatangan, memaksa Indonesia bertahan lebih dalam sambil mencari celah untuk melakukan serangan balik.

Pada menit ke-3, kiper Iran yang ikut membantu serangan berhasil mencetak gol penyama kedudukan. Skor menjadi 4-4 bertahan hingga waktu normal jalannya pertandingan berakhir, membuat laga harus dilanjutkan ke babak tambahan waktu  sebagai penentuan juara.

Extra Time dan Adu Penalti

Pada babak tambahan waktu, kedua tim kembali saling membalas gol di menit ke-1, termasuk hattrick dari Israr Megantara untuk Timnas Futsal Indonesia. Skor menjadi 5-5 membuat laga semakin menegangkan hingga akhirnya harus ditentukan melalui babak adu penalti.

Dalam babak adu penalti, Firman Ardiansyah, Rio Pangestu, Rizky Xavier, dan Ardiansyah Nur sukses mencetak gol. Namun, kegagalan eksekusi dari Dewa Rizki dan Israr Megantara menjadi titik balik bagi Timnas Futsal Indonesia yang membuatnya memupus harapan menjadi juara.

Sebagai langganan juara di Asia, Iran memastikan kemenangannya di partai final setelah berhasil mengalahkan Timnas Futsal Indonesia lewat adu penalti dengan 5-4. Hasil tersebut mengantarkan Iran keluar sebagai juara, sementara Indonesia harus puas menjadi runner-up.

Baca juga: Timnas Futsal Indonesia Melaju ke Semifinal Setelah Kalahkan Vietnam

Nah Warginet, meski Timnas Futsal Indonesia gagal menjadi juara, perjuangan hingga final di ajang AFC Futsal Asian Cup 2026 membuktikan perkembangan signifikan futsal nasional. Hasil ini menjadi modal berharga bagi skuad Garuda untuk menatap kompetisi internasional berikutnya dengan kepercayaan diri lebih besar.

Rekomendasi

0 Komentar

Anda belum bisa berkomentar, Harap masuk terlebih dahulu.