Beranda Sepanjang 2025, Panen Padi dan Jagung Jabar Alami Kenaikan
ADVERTISEMENT

Sepanjang 2025, Panen Padi dan Jagung Jabar Alami Kenaikan

4 jam yang lalu - waktu baca 2 menit
Sepanjang 2025, Panen Padi dan Jagung Jabar Alami Kenaikan, Source: Unsplash

Luas panen padi dan jagung di Jawa Barat meningkat sepanjang 2025, mendorong kenaikan produksi beras dan jagung hingga awal 2026.

Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Barat mencatat adanya peningkatan luas panen padi dan jagung sepanjang tahun 2025 dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Kenaikan ini berdampak langsung pada bertambahnya produksi padi, beras, dan jagung di berbagai daerah sektor pertanian.

Baca juga: 3 Cara Membuat Jagung Bakar ala Chef Profesional untuk Rayakan Tahun Baru

Kenaikan Panen Padi Jabar

Berdasarkan angka tetap 2025, luas panen padi di Jawa Barat mencapai 1,76 juta hektare atau meningkat hingga 0,28 juta hektare dibandingkan pada tahun 2024. Produksi padi pun ikut naik menjadi 10,23 juta ton Gabah Kering Giling (GKG).

Dikutip dari keterangan BPS Jawa Barat, peningkatan terbesar terjadi pada Subround 1 dengan kenaikan 38,54 persen. Kabupaten Indramayu tercatat sebagai daerah dengan lahan baku sawah terluas, disusul oleh Karawang dan juga Subang.

Produksi Jagung Ikut Meningkat

Selain padi, luas panen jagung pipilan di Jawa Barat sepanjang tahun 2025 juga mengalami peningkatan yang cukup signifikan. Berdasarkan hasil Survei dari Kerangka Sampel Area (KSA), luas panen jagung mencapai 108,67 ribu hektare atau naik 39,33 persen dibandingkan di tahun 2024.

Mengutip dari jabarprov.go.id, Ketua Tim Statistik Distribusi BPS Jabar, Ninik Anisah menyebut bahwa puncak panen jagung masih terjadi pada bulan Maret. Sementara itu, potensi panen jagung pada Januari hingga Maret 2026 diperkirakan kembali meningkat dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya.

Baca juga: Jangan Dibuang! Ada Manfaat Bagi Kesehatan Dibalik Air Rebusan Jagung

Nah Warginet, peningkatan luas panen padi dan jagung di Jawa Barat ini menjadi sinyal positif bagi ketahanan pangan daerah. Jika tren tersebut berlanjut, produksi beras dan jagung di Jabar diharapkan terus meningkat hingga awal tahun 2026.

Rekomendasi

0 Komentar

Anda belum bisa berkomentar, Harap masuk terlebih dahulu.