Infogarut

Pasar Andir di Bayongbong Garut Dilalap Si Jago Merah, 26 Kios Kena Dampak

I
InfogarutPublisher
8 Oktober 2026 pukul 12.39 3 menit baca
Pasar Andir di Bayongbong Garut Dilalap Si Jago Merah, 26 Kios Kena Dampak
Pasar Andir di Bayongbong Garut Dilalap Si Jago Merah, 26 Kios Kena Dampak, Source: Humas Polres Garut



Kebakaran hebat melanda kawasan Pasar Andir di Kampung Andir RT 001/RW 006, Desa Mulyasari, Kecamatan Bayongbong, Kabupaten Garut, Jawa Barat, hingga menghanguskan puluhan kios milik pedagang yang terletak di area bagian tengah serta belakang pasar, Rabu (7/10/2026).

Baca juga: Kebakaran Lahan di Garut Melonjak Tajam, Capai 335 Per Oktober 2026

Berdasarkan rilis resmi Humas Polres Garut, peristiwa tersebut diketahui terjadi sekitar pukul 21.30 WIB setelah adanya laporan dari masyarakat. Laporan tersebut masuk secara cepat melalui saluran layanan Call Center 110.

Kobaran api diketahui membakar sejumlah kios yang berada di Blok A, Blok B, Blok C, serta Blok Mawar pasar. Menerima laporan tersebut, personel Kepolisian Sektor (Polsek) Bayongbong langsung mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan pengamanan.

Petugas kepolisian bersama warga setempat berupaya melakukan pemadaman secara manual dengan menyiramkan air menggunakan ember ke titik api. Petugas juga mengimbau kepada masyarakat agar menjauh dari area kebakaran demi mencegah jatuhnya korban jiwa di lokasi.

Tak berselang lama, sedikitnya 10 unit kendaraan pemadam dari berbagai unsur dikerahkan menuju lokasi untuk memadamkan kobaran api. Unsur gabungan tersebut meliputi Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar), Tentara Nasional Indonesia (TNI), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), serta Palang Merah Indonesia (PMI).

Petugas gabungan berjibaku memadamkan kobaran api hingga melakukan proses pendinginan di seluruh area pasar yang terdampak. Setelah penanganan intensif selama sekitar empat setengah jam, api akhirnya berhasil dipadamkan sepenuhnya sekitar puku 01.59 WIB, Kamis (8/10/2026).

Pasca-kebakaran padam, petugas langsung melakukan pendataan terhadap kios-kios pedagang serta mengumpulkan informasi dari sejumlah saksi mata di lokasi. Berdasarkan hasil pendataan awal, sebanyak 26 kios pedagang terdata mengalami dampak kerusakan akibat insiden kebakaran tersebut.

Kios yang terdampak menjual beragam komoditas seperti bahan sembako, sayuran, ikan asin, kue, serta kebutuhan harian warga lainnya. Jumlah kios diperkirakan masih dapat bertambah karena proses verifikasi lanjutan masih terus berjalan oleh pihak terkait.

Berdasarkan keterangan awal dari petugas di lapangan, penyebab timbulnya percikan api diduga berasal dari adanya korsleting arus listrik. Meski demikian, penyelidikan lebih lanjut tetap dilakukan oleh aparat kepolisian guna memastikan penyebab pasti insiden kebakaran tersebut.

Kapolsek Bayongbong, Iptu Mahmudi, menyampaikan bahwa pihak kepolisian telah mengambil langkah cepat dalam penanganan insiden kebakaran. Sejumlah pejabat daerah dan unsur terkait juga tampak hadir di lokasi kejadian guna memantau kondisi penanganan pasar.

"Untuk korban jiwa dalam kejadian ini nihil. Sementara kerugian materi masih dalam proses pendataan karena jumlah kios dan kerugian masing-masing pedagang belum seluruhnya terdata," kata Iptu Mahmudi.

Baca juga: Kasus Kebakaran di Garut Melonjak 1495,24 Persen

Bagi Warginet, insiden kebakaran di pasar tradisional ini sebagai pengingat pentingnya kewaspadaan terhadap potensi bahaya korsleting listrik. Kesadaran bersama dalam menjaga keamanan fasilitas publik sangat diperlukan demi mencegah peristiwa serupa terulang kembali.

Penulis: Muhamad Renaldi S

Diskusi (0)

Bergabunglah dalam Diskusi

Silakan masuk dengan akun Anda untuk menulis komentar dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.

Lanjut Membaca