Infogarut

Industri Musik Dunia Resmi Luncurkan Label Khusus Lagu Buatan AI

M
Muhamad Renaldi SPublisher
23 Juli 2026 pukul 08.14 3 menit baca
Industri Musik Dunia Resmi Luncurkan Label Khusus Lagu Buatan AI
Industri Musik Dunia Resmi Luncurkan Label Khusus Lagu Buatan AI, Source: Istimewa

Industri musik global kini mulai mengambil langkah penting untuk membedakan antara karya manusia dan lagu buatan AI agar publik bisa mengetahui informasinya. Sejumlah organisasi musik internasional secara resmi meluncurkan sistem pelabelan khusus bagi konten musik yang menggunakan kecerdasan buatan.

Baca juga: Bagaimana Musik Bisa Mengubah Cara Otak Mengingat Kenangan?

Sistem Pelabelan Resmi Lagu Buatan AI

Melansir dari CNBC Indonesia, pelabelan ini diumumkan oleh pihak IFPI dan RIAA bersama enam organisasi musik lainnya pada 10 Juli 2026. Langkah strategis tersebut diambil untuk mempermudah identifikasi publik terhadap konten yang dihasilkan melalui kecerdasan buatan.

"Kami melihat para penggemar ingin mengetahui apakah dan bagaimana AI generatif digunakan dalam sebuah karya musik," papar CEO IFPI dan RIAA, dilansir dari The Straits Times.

Sistem label baru tersebut dirancang sedemikian rupa agar mudah dipahami oleh publik sekaligus dapat diterapkan secara luas di berbagai platform musik digital. Inovasi ini bertujuan memberikan standardisasi konten secara lebih konsisten serta akurat bagi para pendengar di seluruh dunia.

Industri musik saat ini memperkenalkan dua kategori label utama bagi para pengguna dan pendengar di seluruh dunia. Kategori tersebut akan membantu audiens mengetahui apakah sebuah karya benar-benar murni hasil kreativitas manusia atau bukan hasil teknologi canggih.

Kategori pertama bertajuk AI-generated yang diperuntukkan bagi karya musik dengan seluruh elemen kreatifnya memang dihasilkan langsung oleh kecerdasan buatan. Label ini mencakup lagu yang dibuat sepenuhnya melalui perintah atau instrumen penting dari teknologi canggih yang sedang populer saat ini.

Kategori kedua bernama AI-assisted yang ditujukan untuk lagu dengan kreativitas manusia, namun menggunakan AI sebagai alat bantu elemen ekspresif. Penggunaan kategori ini tetap mensyaratkan bahwa vokal dan instrumen utama harus dibawakan secara langsung oleh musisi manusia sebagai kreator utamanya.

Transparansi Penggunaan Lagu Buatan AI

Digital Media Association (DIMA) menyambut baik inisiatif pelabelan ini karena metadata akurat sangat dibutuhkan demi memberikan transparansi bagi setiap pendengar. Metadata tersebut nantinya menjadi acuan bagi para kreator untuk menyediakan informasi yang tepat waktu pada seluruh layanan streaming.

"DIMA telah lama mendorong para kreator, pemilik hak cipta, dan distributor musik untuk menyediakan metadata yang akurat dan tepat waktu bagi seluruh lagu yang didistribusikan ke layanan streaming," ucap Graham Davies.

Platform musik seperti Deezer bahkan telah menerapkan teknologi pendeteksi otomatis pada lagu buatan AI dengan tingkat akurasi yang sangat tinggi. Perusahaan tersebut mengungkapkan bahwa hampir separuh lagu baru yang diunggah ke platform mereka kini mengandung unsur kecerdasan buatan.

Pihak eksekutif Apple Music juga memberikan konfirmasi bahwa sepertiga lagu baru di platformnya dibuat sepenuhnya menggunakan teknologi canggih tersebut. Fenomena ini memicu kekhawatiran mengenai keaslian karya serta hak cipta bagi musisi yang selama ini berkarya secara manual.

Spotify turut melakukan berbagai upaya baru untuk meningkatkan transparansi sekaligus mencegah penyamaran identitas artis melalui penggunaan teknologi canggih tersebut. Perusahaan itu sebelumnya telah meluncurkan label verifikasi untuk memastikan keaslian profil artis di dalam aplikasi musik digital.

Langkah preventif ini muncul seiring meningkatnya penggunaan AI generatif yang memicu perdebatan panjang mengenai masa depan industri musik global. Kehadiran teknologi ini menuntut adanya regulasi ketat agar keaslian karya musisi tetap terjaga di masa mendatang bagi seluruh penikmat musik.

Baca juga: Riset Deloitte Ungkap Gen Z Indonesia Paling Siap Hadapi Era AI

Nah Warginet, kehadiran teknologi baru ini memang harus disikapi dengan bijak agar lagu buatan AI tidak merugikan musisi asli. Semoga sistem pelabelan ini mampu menjaga ekosistem industri musik tetap sehat dan selalu menghargai orisinalitas karya manusia.

Diskusi (0)

Bergabunglah dalam Diskusi

Silakan masuk dengan akun Anda untuk menulis komentar dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.

Lanjut Membaca