Pemerintah Provinsi Jawa Barat melalui Dinas Bina Marga dan Penataan Ruang (DBMPR) merilis data penanganan infrastruktur darat. Jalur pendukung mobilitas masyarakat ini menjadi porsi utama penanganan prasarana Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) IV.
Baca juga: Tembus 290 Km, Garut Miliki Ruas Jalan Aspal Terpanjang di Jawa Barat
Daftar Ruas Jalan Provinsi di Jawa Barat
Berdasarkan data DBMPR UPTD IV, Kabupaten Garut mendominasi jaringan infrastruktur milik Provinsi Jawa Barat. Rincian sepuluh rute utama yang berada di bawah penanganan wilayah tersebut adalah sebagai berikut:
Cikajang – Pameungpeuk: 55,32 km (Garut)
Sp. Talegong (Sukamulya) – Cisewu – Sukarame – Rancabuaya (Palembuhan): 47,2 km (Garut)
Sumadra – Bungbulang: 34,99 km (Garut)
Garut – Cikajang: 23,2 km (Garut)
Cijelag – Bts. Sumedang/Indramayu: 20,95 km (Sumedang)
Sumedang – Bts. Sumedang/Subang (Cikaramas): 20,91 km (Sumedang)
Kadungora (Leles) – Cibatu – Sasakbeusi: 19,82 km (Garut)
Lebakjati – Rancakalong – Selaawi: 18,51 km (Sumedang)
Bungbulang – Sukarame: 15,08 km (Garut)
Bts. Bandung/Garut – Garut: 14,71 km (Garut)
Porsi Penanganan Jalan di Wilayah Garut
Tujuh dari sepuluh jalur terpanjang penanganan instansi provinsi tersebut berada di wilayah Kabupaten Garut. Kondisi infrastruktur ini membuktikan tingginya kebutuhan perawatan prasarana darat demi kelancaran distribusi logistik bagi warga lokal.
Jika total panjang dari ke-10 jalur utama tersebut digabungkan, akumulasi jaraknya mencapai 270,7 kilometer. Bentangan fisik ini setara dengan rute perjalanan darat melintasi daerah antarwilayah kabupaten di Jawa Barat.
Baca juga: KDM Sebut Daerah Tertib dan Indah Jadi Modal Utama Pariwisata Garut
Jadi itulah daftar lintasan jalur milik provinsi yang ada di Kabupaten Garut. Apakah salah satu dari ruas tersebut sering Warginet lewati saat berkendara atau beraktivitas rutin sehari-hari?






