Global Passport Index 2026 merilis daftar paspor terkuat di dunia dengan menempatkan Swedia sebagai negara terbaik dalam pemeringkatan terbaru. Berdasarkan laporan yang dikutip dari Time Out, penilaian dilakukan melalui tiga aspek utama, yakni mobilitas, daya tarik investasi, dan kualitas hidup, sehingga hasilnya berbeda dengan indeks paspor lainnya.
Baca juga: Paspor Indonesia 2026, Ini Dia Daftar Negara yang Bisa Dikunjungi Tanpa Visa
Kriteria Penilaian
Global Passport Index menjadi salah satu acuan untuk menilai kekuatan paspor suatu negara melalui tiga indikator utama, yaitu mobilitas, investasi, dan kualitas hidup. Berbeda dengan Henley Passport Index, pemeringkatan ini tidak hanya melihat jumlah negara tujuan yang dapat dikunjungi tanpa visa.
Dalam daftar paspor terkuat di dunia 2026, Swedia berhasil menempati posisi pertama berkat capaian yang konsisten pada ketiga indikator tersebut. Negara itu berada di peringkat ke-11 untuk mobilitas, peringkat ke-9 pada aspek investasi, dan peringkat ke-2 dalam kategori kualitas hidup.
Swiss menyusul di posisi kedua, sedangkan Finlandia berada di peringkat ketiga dalam pemeringkatan Global Passport Index 2026. Sebagian besar negara yang masuk 10 besar berasal dari kawasan Eropa, sementara Singapura menjadi satu-satunya wakil Asia yang berhasil menembus daftar tersebut.
Posisi Paspor Indonesia
Indonesia menempati peringkat ke-119 dalam daftar paspor terkuat di dunia 2026 versi Global Passport Index. Indonesia memperoleh nilai 117 untuk mobilitas, sedangkan aspek investasi dan kualitas hidup masing-masing mendapatkan nilai 104.
Lebih lanjutnya, berikut daftar 10 paspor terkuat di dunia berdasarkan Global Passport Index 2026:
Swedia
Swiss
Finlandia
Jerman
Belanda
Denmark
Irlandia
Inggris
Norwegia
Singapura
Baca juga: Jangan Salah, Ini Ketentuan Resmi Penulisan Nama di Paspor Indonesia
Jadi Warginet, sejumlah daftar paspor terkuat di dunia 2026 menunjukkan bahwa kekuatan sebuah paspor tidak hanya ditentukan oleh kemudahan dalam bepergian ke berbagai negara. Pemeringkatan ini juga memperhitungkan peluang investasi dan kualitas hidup sehingga memberikan gambaran yang lebih menyeluruh mengenai daya saing setiap negara di tingkat global.






