Beranda Tradisi Buka Bersama yang Terus Bertahan dari Masa ke Masa
ADVERTISEMENT

Tradisi Buka Bersama yang Terus Bertahan dari Masa ke Masa

9 jam yang lalu - waktu baca 2 menit
Tradisi Buka Bersama yang Terus Bertahan dari Masa ke Masa

Buka bersama saat bulan Ramadan menjadi tradisi penuh makna yang mempererat silaturahmi, menumbuhkan rasa syukur, hingga menjaga kebersamaan umat Muslim.

Buka bersama atau bukber merupakan tradisi yang paling dinantikan umat Muslim selama Ramadan di berbagai daerah di Indonesia. Momentum buka bersama ini bukan hanya tentang menikmati hidangan setelah berpuasa, tetapi juga sebagai ajang mempererat silaturahmi di tengah kesibukan masyarakat modern.

Baca juga: Mengintip 5 Tradisi Ramadan yang Tetap Hidup di Era Modernisasi

Buka Bersama Sejak Zaman Nabi

Tradisi buka bersama telah dikenal sejak zaman Rasulullah SAW sebagaimana dianjurkan dalam hadis yang diriwayatkan Abu Dawud.

“Para sahabat Nabi Muhammad SAW bertanya, ‘Mengapa makan tidak kenyang?’ Kemudian, Nabi balik bertanya, ‘Apa kalian makan sendiri?’ Para sahabat menjawab, ‘iya.' Kemudian Rasulullah SAW menjawab lagi, “Makanlah kalian bersama-sama dan bacalah basmalah, maka Allah SWT akan memberikan berkah kepada kalian semua." (HR Abud Dawud).

Dalam riwayat tersebut dijelaskan bahwa makan bersama dan membaca basmalah dapat menghadirkan keberkahan serta memperkuat kebersamaan di antara sesama Muslim.

Buka Bersama di Indonesia

Di Indonesia, buka bersama sudah berkembang sejak masa kerajaan Islam seperti Kesultanan Demak dan Kesultanan Mataram yang dilaksanakan di masjid maupun lingkungan keraton. Seiring berjalannya waktu, tradisi bukber semakin meluas hingga menjadi budaya yang dilakukan di sekolah, kantor, hingga komunitas.

Makna Buka Bersama

Melansir dari Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII), buka bersama bukan sekadar aktivitas makan, melainkan memiliki makna sosial yang mendalam. Kebersamaan dalam bukber mencerminkan eratnya silaturahmi sekaligus menjadi ruang berbagi cerita serta memperkuat rasa persaudaraan.

Bukber sebagai Bentuk Rasa Syukur

Buka bersama atau yang biasa disebut sebagai bukber juga menjadi pengingat kita agar selalu bersyukur atas nikmat yang diberikan Allah SWT selama Ramadan berlangsung. Umat Islam diajarkan untuk bersyukur kepada Allah dan menghargai sesama manusia.

Baca juga: Dari Kerajaan hingga Masjid, Ini Sejarah Bedug yang Jadi Tradisi Ramadan

Jadi Warginet, tradisi buka bersama terus bertahan sebagai bagian penting dari tradisi Ramadan di Indonesia dari masa ke masa. Bukber bukan hanya soal makanan, melainkan tentang menjaga silaturahmi dan menumbuhkan rasa syukur dalam kehidupan sehari-hari.

ADVERTISEMENT

Rekomendasi

0 Komentar

Anda belum bisa berkomentar, Harap masuk terlebih dahulu.