Sahroni Dicopot dari Kursi DPR : Salah Satunya, Berawal dari Ucapan 'Tolol'
Ahmad Sahroni dicopot dari jabatannya usai ia mengucapkan kata 'Tolol' di depan publik. Namun, selain itu ada beberapa fakta lainnya dibalik Sahroni dicopot jabatan.
Sahroni, memiliki nama lengkap Ahmad Sahroni adalah seorang pengusaha dan politikus Indonesia dari Partai Demokrat. Sahroni atau dikenal dengan sebutan Roni ini sudah menjadi anggota DPR sejak 2014-2019.
Dan sekarang baru-baru ini, Sahroni dicopot jabatannya dari pimpinan Komisi III DPR RI karena ucapannya yang kontroversial dan menyinggung masyarakat.
Ucapan tolol ia lontarkan kepada masyarakat yang ingin membubarkan DPR soal isu mengenai tunjangan DPR dan kinerja dibalknya.
Baca juga: Cerita Prabowo, Kasihan dengan Menteri Kerja 7 Hari Sepekan
Selain itu, ada beberapa fakta lainnya dibalik Sahroni dicopot dari jabatannya. Berikut dilansri dari suara.com, beberapa fakta nya.
1. Ucapan Tolol Kepada Masyarakat
Sosok Ahmad Sahroni belakangan ini tengah viral karena usai ucapannya yang menanggapi wacana pembubaran DPR yang banyak digaungkan di media sosial.
Ia menyebutkan jikalau orang yang mendukung wacana DPR harus dibubarkan adalah orang tolol. Ucapannya tersebut pun menuai kritikan dari netizen Indonesia dan membuat para masyarakat Indonesia pun merasa sakit hati.
2. Dimutasi ke DPR Komisi I
Berdasarkan data yang diambil, Ahmad Sahroni per tanggal 29 Agustus telah dipindahkann dari Komisi III ke Komisi I DPR RI.
Komisi I membahas mengenai urusan isu isu strategis tentanh pertahanan intelejen, dan hubungan internasional. Artinya ia tidak akan berhubungan lagi dengan bidang hukum.
3. Kini Jabatan Komisi III diisi Rusdi Masse
Pergantian dari sosok Sahroni ini, menjadi pergeseran bagi kekuatan tubuh fraksi Nasdem. Kini, kursi yang menggantikan nya ialah Rusdi Masse Mappassesu , awalnya ia menjabati di kursi DPR Komisi IV.
Baca juga: Potret Aksi Demo 29 Agustus 2025 di Berbagai Titik Indonesia
4. Ditandatangani Oleh Sahroni Sendiri dan Ketua Fraksi.
Ketua Fraksi Nasdem, Viktor Bungtilu Laiskodat menandatangani surat mutasi. Selain itu, Ahmad Sahroni nya pun menandatangani surat tersebut, karena ia sebagai sekretaris di Fraksi Nasdem. Dari surat ini ditindaklanjuti dan ditembuskan kepada Pimpinan DPR, Komisi I , III, dan IV.
0 Komentar
Anda belum bisa berkomentar, Harap masuk terlebih dahulu.