Beranda Pasca Ops Ketupat 2026, Arus Lalu Lintas Garut Terpantau Ramai Lancar
ADVERTISEMENT

Pasca Ops Ketupat 2026, Arus Lalu Lintas Garut Terpantau Ramai Lancar

5 jam yang lalu - waktu baca 2 menit
Pasca Ops Ketupat 2026, Arus Lalu Lintas Garut Terpantau Ramai Lancar, Source; Humas Polres Garut

Pasca Ops Ketupat Lodaya 2026, arus lalu lintas di Garut terpantau ramai dan lancar dengan kondisi kecepatan kendaraan di sejumlah jalur utama.

Arus lalu lintas di wilayah hukum Polres Garut pasca pelaksanaan Operasi Ketupat Lodaya 2026 terpantau ramai lancar dan terkendali. Kondisi arus lalu lintas ini berdasarkan laporan Satlantas Polres Garut pada Kamis, (26/3/2026), pukul 13.00 WIB.

Baca juga: Arus Balik Kian Padat, Polisi Terapkan Pengurasan di Jalur Tasik–Bandung

Kasatlantas Polres Garut, Luky Martono mengatakan bahwa situasi arus lalu lintas di sejumlah jalur utama Kabupaten Garut masih terpantau ramai. Meski volume kendaraan meningkat, arus lalu lintas tetap bergerak lancar tanpa hambatan berarti di berbagai titik pemantauan.

Di jalur Limbangan, arus lalu lintas dari arah Bandung menuju Tasikmalaya terpantau ramai lancar sepanjang pemantauan berlangsung. Kendaraan dapat melaju dengan kecepatan berkisar antara 50 hingga 60 km per jam dalam kondisi relatif stabil.

Sementara itu, arus lalu lintas dari arah Tasikmalaya menuju Bandung juga terpantau lancar dan terkendali. Kecepatan kendaraan di jalur ini berada di kisaran 55 hingga 65 km per jam tanpa adanya gangguan signifikan.

Untuk jalur Malangbong, arus lalu lintas di kedua arah terpantau ramai lancar sepanjang waktu pemantauan berlangsung. Rata-rata kecepatan kendaraan di jalur ini berada di kisaran 40 hingga 50 km per jam.

Kondisi serupa juga terlihat di jalur Kadungora hingga Tarogong serta Jalan KH Anwar Musaddad. Arus lalu lintas dari kedua arah di jalur ini berjalan stabil dengan kecepatan kendaraan berkisar 40 hingga 50 km per jamnya.

Di wilayah Cilawu, arus lalu lintas terpantau dalam kondisi normal dan lancar dari arah Garut menuju Tasikmalaya maupun sebaliknya. Kendaraan dapat melaju dengan kecepatan relatif stabil di kisaran 40 hingga 50 km per jam.

“Kami terus melakukan pemantauan dan pengaturan lalu lintas untuk memastikan situasi tetap aman dan kondusif bagi masyarakat,” ujar Luky Martono.

Luky menjelaskan bahwa meskipun Operasi Ketupat telah selesai, pengawasan arus lalu lintas di wilayah Garut tetap dilakukan melalui KRYD. Langkah ini bertujuan menjaga kondisi tetap aman, lancar, dan terkendali bagi seluruh pengguna jalan.

Polres Garut juga mengimbau kepada masyarakat untuk tetap mematuhi aturan yang berlaku saat berkendara di jalan raya. Dengan kondisi arus lalu lintas yang terjaga, aktivitas masyarakat diharapkan dapat berjalan aman dan nyaman.

Baca juga: Urai Kepadatan Kendaraan, One Way 13 Kali Diterapkan di Jalur Utama Garut

Nah Warginet, meskipun arus lalu lintas di Garut terpantau lancar, tetap penting untuk selalu berhati-hati selama berkendara di jalan. Patuhi aturan dan jaga keselamatan agar perjalanan kamu tetap aman, nyaman, dan lancar.

ADVERTISEMENT

Rekomendasi

0 Komentar

Anda belum bisa berkomentar, Harap masuk terlebih dahulu.